JAKARTA,Eksisjambi.com – Drone tempur ANKA buatan Turki resmi tiba di Indonesia. Pesawat nirawak canggih ini akan memperkua.
kemampuan pertahanan udara Tanah Air, dengan salah satu unit di jadwalkan di tempatkan di Tarakan, Kalimantan Utara, wilayah yang berdekatan dengan perairan Blok Ambalat, area sengketa antara Indonesia dan Malaysia.
Kementerian Pertahanan RI sebelumnya telah menandatangani kontrak pembelian 12 unit Drone ANKA dengan Turkish Aerospace Industries (TAI) pada 3 Februari 2023, dengan nilai mencapai USD 300 juta, Sesuai kontrak, pengiriman di lakukan 32 bulan setelah berlaku efektif atau sebelum November 2025.
Saat ini, sejumlah unit drone tersebut sudah mendarat di Lanud Supadio, Kalimantan Barat, dan tengah menjalani serangkaian uji coba sebelum di sebar ke berbagai titik strategis dan Selain Tarakan, ANKA juga akan di tempatkan di Malang, Jawa Timur, untuk memperkuat pengawasan di Laut Natuna Utara yang berdekatan dengan Laut Cina Selatan.
Spesifikasi Utama Drone ANKA: Panjang: 8,6 meter, Lebar Sayap: 17,5 meter, Daya Tahan Terbang: hingga 30 jam nonstop dengan Ketinggian Maksimal: 9.100 meter (30.000 kaki), Daya Angkut Muatan: lebih dari 350 kilogram
Fungsi: Intelijen, pengintaian, pengawasan (ISR), serta mampu membawa persenjataan untuk misi serangan.
Distribusi 12 unit ANKA akan diperuntukkan bagi TNI AU (6 unit), TNI AD (3 unit), dan TNI AL (3 unit). Dalam kontrak tersebut, Indonesia juga mendapatkan fasilitas transfer of technology (ToT), di mana enam unit akan di rakit langsung oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI).
Kehadiran drone ANKA ini di harapkan memperkuat pengawasan wilayah udara dan maritim Indonesia, terutama di kawasan strategis yang rawan sengketa internasional.(*)







