JAKARTA,http://Eksisjambi.com – Pemerintah Indonesia telah menerima sebagian dari sistem rudal taktis KHAN yang sebelumnya di pesan dari perusahaan pertahanan Turki, Roketsan. Berdasarkan data pengadaan yang beredar, hingga tahun 2025 baru separuh dari total pesanan yang telah dikirimkan ke Indonesia.
Pada tahun 2022, Indonesia tercatat memesan 4 unit launcher sistem rudal KHAN beserta 40 unit rudal Bora sebagai amunisinya. Sistem ini merupakan bagian dari upaya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk memperkuat kemampuan pertahanan jarak jauh.
Namun hingga tahun 2025, realisasi pengiriman baru mencapai 2 unit launcher KHAN dan 20 unit rudal Bora, atau sekitar 50 persen dari total pesanan awal.
Sistem KHAN di kenal sebagai peluncur rudal balistik taktis yang mampu menembakkan rudal jarak menengah dengan tingkat presisi tinggi. Sistem ini di rancang untuk memberikan daya gempur strategis terhadap target penting seperti fasilitas militer, logistik, maupun infrastruktur strategis lawan.
Rudal yang di gunakan dalam sistem ini adalah Bora missile, yang memiliki jangkauan hingga sekitar 280 kilometer dengan sistem pemandu presisi tinggi. Rudal tersebut di kembangkan oleh industri pertahanan Turki sebagai bagian dari program kemandirian teknologi militer negara tersebut.
Pengadaan sistem KHAN oleh Indonesia di nilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan deterrence atau daya tangkal militer, khususnya dalam menghadapi dinamika keamanan kawasan yang terus berkembang.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pengiriman sisa 2 unit launcher dan 20 rudal Bora yang masih dalam tahap pemenuhan kontrak.
Program modernisasi alutsista sendiri menjadi salah satu prioritas pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kebutuhan untuk memperkuat pertahanan nasional serta menjaga stabilitas keamanan kawasan.**







