Jakarta Selatan, http://Eksisjambi.com – Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, membuka kegiatan PERSAJA Literacy Space dalam rangka HUT ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia Tahun 2026. Acara ini berlangsung di M Bloc Space.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan pentingnya literasi bagi insan kejaksaan. Literasi tidak hanya soal membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi mencakup kemampuan berpikir kritis dan memahami informasi secara utuh.
Menurutnya, kemampuan ini penting untuk menghadapi tantangan zaman. Aparat penegak hukum di tuntut adaptif, profesional, dan berintegritas.
Jaksa Agung juga menjelaskan tema HUT PERSAJA ke-75, yaitu “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional.”
Ia memaknai hiposentrum sebagai pusat kekuatan. Pusat ini tidak hanya menopang organisasi, tetapi juga menggerakkan. Karena itu, PERSAJA diharapkan menjadi pusat intelektual dan profesional di lingkungan kejaksaan.
“PERSAJA harus melahirkan gagasan dan inovasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia berharap PERSAJA Literacy Space dapat menjadi ruang belajar yang berkelanjutan. Tempat ini di harapkan mendorong peningkatan literasi sekaligus memperkuat peran kejaksaan dalam menjaga stabilitas nasional.
Kegiatan ini di hadiri Ketua Umum PERSAJA, Asep N. Mulyana, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Turut hadir para Jaksa Agung Muda, kepala badan, dan pejabat eselon II Kejaksaan Agung.
Acara ini juga menghadirkan narasumber, salah satunya penulis Tere Liye.
Melalui kegiatan ini, PERSAJA menegaskan komitmennya untuk terus berkembang. Literasi menjadi dasar penting dalam menjaga kedaulatan hukum dan stabilitas nasional.**







