Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:32 WIB

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, Ilmuwan Indonesia Pencipta Teknologi CP-SAR yang Mendunia

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com –  Nama Josaphat Tetuko Sri Sumantyo mungkin belum sepopuler tokoh-tokoh teknologi dunia lainnya. Namun di kalangan akademisi, peneliti antariksa, dan industri penginderaan jauh, sosoknya dikenal sebagai ilmuwan Indonesia yang berhasil mengembangkan teknologi Circularly Polarized Synthetic Aperture Radar (CP-SAR), sebuah inovasi radar canggih yang memiliki berbagai manfaat strategis untuk pemantauan bumi, mitigasi bencana, hingga pertahanan.

Teknologi CP-SAR merupakan pengembangan radar pengamatan bumi yang mampu bekerja dalam berbagai kondisi cuaca, baik siang maupun malam. Berbeda dengan sensor optik yang bergantung pada kondisi langit cerah, radar ini mampu menembus awan dan memberikan data yang lebih konsisten untuk pemetaan wilayah, pemantauan lingkungan, serta deteksi perubahan permukaan bumi.

Kiprah Anak Bangsa di Kancah Internasional

Josaphat merupakan ilmuwan asal Indonesia yang meniti karier akademik di Jepang. Ia telah lama berkarya di Chiba University dan saat ini menjabat sebagai profesor tetap sekaligus memimpin Josaphat Microwave Remote Sensing Laboratory (JMRSL), salah satu laboratorium terkemuka dalam bidang radar dan penginderaan jauh berbasis gelombang mikro.

Baca Juga :  Sekda Alpian Buka Sosialisasi dan Pelatihan Siswas P3DN dan RUP.

Di laboratorium tersebut, Josaphat bersama timnya mengembangkan berbagai teknologi radar untuk satelit, pesawat tanpa awak (UAV), hingga mikrosatelit yang digunakan dalam berbagai penelitian dan aplikasi praktis.

CP-SAR dikembangkan untuk berbagai kebutuhan penting, mulai dari pemantauan deformasi tanah, mitigasi bencana alam, pemetaan tutupan lahan, pemantauan wilayah laut, hingga deteksi kapal dan aktivitas di perairan. Teknologi ini juga memiliki potensi besar dalam mendukung sistem pertahanan dan pengawasan wilayah karena mampu memberikan citra radar yang akurat dalam berbagai kondisi cuaca.

Dalam sejumlah kuliah umum dan forum ilmiah internasional, Josaphat menjelaskan bahwa teknologi radar memiliki keunggulan karena tidak terganggu oleh awan maupun kondisi atmosfer seperti halnya sensor optik. Hal ini membuat data yang dihasilkan lebih andal untuk kebutuhan pemantauan jangka panjang.

Meski berkarier di Jepang, Josaphat tetap aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia. Ia terlibat dalam program riset bersama, kuliah tamu, pengembangan teknologi radar, hingga program World Class Professor yang mempertemukan akademisi Indonesia dengan universitas-universitas terkemuka dunia.

Baca Juga :  Final Batu Gong Cup I 2026 Berlangsung Meriah, Wako Alfin Apresiasi Sportivitas dan Kebersamaan

Sejumlah kampus seperti IPB University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Indonesia tercatat pernah bekerja sama dalam berbagai kegiatan akademik maupun penelitian yang melibatkan Josaphat.

Kisah Josaphat menjadi pengingat bahwa Indonesia memiliki banyak talenta kelas dunia yang mampu menghasilkan inovasi berdaya saing global. Para pengamat menilai bahwa dukungan terhadap riset, pengembangan teknologi, dan ekosistem inovasi menjadi faktor penting agar lebih banyak ilmuwan Indonesia dapat berkarya dan mengembangkan teknologi strategis bagi kepentingan nasional.

Dengan rekam jejak internasional, ratusan publikasi ilmiah, serta pengembangan teknologi CP-SAR yang telah dikenal luas di dunia penginderaan jauh, Josaphat Tetuko Sri Sumantyo menjadi salah satu contoh nyata bahwa anak bangsa mampu bersaing dan berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi global. **

Share :

Baca Juga

BAZNAS 2026

Daerah

BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 1447 H/2026 M Sebesar Rp50.000 per Jiwa
Tata cara mandi junub yang benar dan lengkap sesuai sunnah,

Daerah

Tata Cara Mandi Junub (Mandi Wajib) yang Benar, Lengkap Sesuai Sunnah
Kode redeem ff terbaru

Daerah

Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru 3 Maret 2026, Klaim Sekarang!!

Advertorial

Gubernur Al Haris: Pembentukan Tim Gugus Tugas PAUD-HI Wujud Komitmen Terpenuhinya Hak Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Piala Dunia 2026

Internasional

Fans Batalkan Tiket, FIFA Gelar Pertemuan Darurat Terkait Reaksi Negatif Piala Dunia 2026

Bangko

Pemkab Merangin Launching Program Subuh Keliling Guna Lebih Dekat Dengan Masyarakat

Advertorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Fun Run 2025, Sosialisasi Stunting dan 3S

Daerah

Kode Redeem MLBB Terbaru 26 Mei 2026, Buruan Klaim Sebelum Hangus