JAKARTA, http://Eksisjambi.com– PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah menyiapkan inovasi layanan premium berkonsep experience, luxury, dan heritage yang memadukan nuansa historis dengan kenyamanan modern. Proyek ini menjadi bagian dari transformasi layanan KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan kereta api yang lebih eksklusif dan berkesan.
Pengerjaan rangkaian di lakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng dengan progres pembangunan telah mencapai sekitar 38 persen. KAI menargetkan uji coba operasional dapat di laksanakan pada Juni 2026 mendatang.
Hadirnya layanan premium ini sejalan dengan tren positif sektor pariwisata nasional. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) pengguna kereta api jarak jauh tercatat meningkat signifikan hingga 131 persen.
Lonjakan tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap moda transportasi berbasis rel, terutama untuk perjalanan antarkota yang menawarkan panorama alam serta pengalaman berbeda di bandingkan moda transportasi lainnya.
KAI melihat peluang ini sebagai momentum untuk menghadirkan layanan tematik yang tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari destinasi wisata itu sendiri.
Konsep layanan ini akan terdiri dari 12 kereta dalam satu rangkaian lengkap. Setiap kereta di rancang menghadirkan pengalaman perjalanan kelas atas dengan sentuhan desain bernuansa klasik yang terinspirasi dari sejarah perkeretaapian Indonesia.
Fasilitas yang disiapkan antara lain:
- Ruang sleeper privat dengan kenyamanan maksimal
- Layanan fine dining dengan sajian premium
- Lounge eksklusif untuk bersantai
- Interior bertema heritage yang memadukan estetika klasik dan teknologi modern
KAI memastikan bahwa desain interior maupun pelayanan akan memberikan sensasi perjalanan tematik yang berbeda dari layanan reguler, sekaligus mengedepankan kenyamanan dan privasi penumpang.
Melalui konsep experience, luxury, dan heritage, KAI ingin menjadikan perjalanan kereta api sebagai bagian dari pengalaman wisata yang utuh. Penumpang tidak hanya berpindah dari satu kota ke kota lain, tetapi juga menikmati suasana, cerita sejarah, serta pelayanan kelas premium selama perjalanan.
Jika resmi di luncurkan pada 2026 mendatang, layanan ini di proyeksikan menjadi salah satu ikon baru perjalanan wisata berbasis rel di Indonesia.
Kalau sudah meluncur nanti, kamu tertarik mencoba konsep yang mana dulu pengalaman heritage yang klasik, layanan luxury yang eksklusif, atau sensasi perjalanan tematik penuh pengalaman?**







