Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:38 WIB

DPRD Jawa Barat Serius Bahas Usulan Ganti Nama Menjadi Provinsi Sunda

Oplus_131072

Oplus_131072

Bandung, http://Eksisjambi.com–  Narasi yang menyebut “Jawa Barat akan dihapus dari peta” tengah ramai diperbincangkan di masyarakat. Namun, informasi tersebut perlu dipahami secara utuh. Yang dimaksud bukanlah penghapusan wilayah Provinsi Jawa Barat secara fisik, melainkan wacana perubahan nama administratif dari Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.

Wacana tersebut kini memasuki tahap pembahasan yang lebih serius setelah DPRD Jawa Barat menindaklanjuti hasil audiensi dengan Komunitas Pengkaji Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat.

Pembahasan dilakukan dalam rapat kerja yang digelar di ruang Badan Musyawarah DPRD Jawa Barat pada Kamis (2/7/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono, didampingi Ketua Komisi I Rahmat Hidayat Djati, serta dihadiri perwakilan delapan fraksi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca Juga :  Kadiv Humas Polri Pimpin Sertijab Karo Multimedia, Brigjen Pol Ade Ary Resmi Gantikan Irjen Pol Gatot Repli

Hasil rapat menunjukkan mayoritas fraksi menyatakan persetujuan agar usulan perubahan nama tersebut dilanjutkan ke tahapan pembahasan berikutnya.

Koordinator Tim Pengkaji Pergantian Nama Provinsi Jawa Barat, Ganjar Kurnia, menjelaskan bahwa usulan tersebut bertujuan mengembalikan identitas dan nilai-nilai budaya Sunda yang dinilai semakin memudar dalam nomenklatur administrasi pemerintahan.

Menurut mantan Rektor Universitas Padjadjaran itu, istilah Sunda memiliki makna historis, sosiologis, dan kultural yang sangat kuat. Bahkan secara historis dan geologis, kawasan Sunda mencakup wilayah yang lebih luas, mulai dari Banten, Jakarta, hingga kawasan Cipamali di Jawa Tengah.

“Harapannya, perubahan nama menjadi Sunda memunculkan etos, semangat, dan keinginan untuk menjadi lebih baik. Penggantian nama provinsi ini setidaknya menjadi monumen karena istilah Sunda memiliki kekuatan sosiologis, kultural, dan psikologis yang berkaitan dengan jati diri,” ujar Ganjar usai rapat.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Tetapkan Alokasi Transfer ke Daerah 2026, Dorong Penguatan Fiskal dan Pembangunan Berkelanjutan

Meski demikian, usulan tersebut masih berada pada tahap pembahasan awal. Perubahan nama provinsi tidak dapat dilakukan hanya melalui keputusan DPRD, melainkan harus melalui mekanisme peraturan perundang-undangan yang melibatkan pemerintah pusat dan persetujuan di tingkat nasional.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak salah memahami narasi yang beredar. Wilayah Provinsi Jawa Barat tidak akan hilang dari peta Indonesia. Yang sedang dibahas adalah kemungkinan perubahan nama resmi provinsi sebagai bagian dari penguatan identitas budaya masyarakat Sunda.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Menag Usulkan 630 Ribu Formasi ASN Kemenag ke KemenPAN-RB

Daerah

Dorong Kinerja & Disiplin ASN, Pemkot Gandeng Pemprov Kembangkan Sistem SKP & Absensi Online Terintegrasi
Pelaku Penculikan Bilqis

Hukum

Balita Hilang di Makassar, Ditemukan di Jambi: Bilqis Jadi Korban Dugaan Perdagangan Anak
Danau Kerinci Provinsi Jambi

Daerah

Saluran Utama Danau Kerinci Jambi Menyusut Drastis

News

Cegah Stunting, Kejari Tebo Buka Sarapan Gratis

Advertorial

Herlina Ahmadi Harapkan Kader PKK Berinovasi Dalam Menuju Keluarga Sejahtera

Advertorial

DPRD Kota Sungai Penuh laksanakan Kunjungan Kerja Komisi

Daerah

PLTA Kerinci Merangin Hidro Apresiasi & Mendukung Festival Danau Kerinci.