JAMBI, http://Eksisjambi.com – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jambi, Kombes Pol Handoko, resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bidang Operator SDM, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi tersebut diikuti oleh Kabag SDM Polda Jambi, para Kasubbag Renmin, serta operator SDM dari seluruh jajaran dan satuan kerja (satker) di lingkungan Polda Jambi.
Dalam arahannya, Kombes Pol Handoko menegaskan bahwa operator SDM memiliki peran strategis dalam mendukung sistem manajemen sumber daya manusia di tubuh Polri. Ia menyebutkan, ketelitian dan akurasi dalam pengelolaan data personel menjadi kunci utama dalam menunjang pengambilan kebijakan pimpinan serta perencanaan pembinaan karier anggota.
“Operator SDM harus memiliki ketelitian, tanggung jawab, serta kemampuan teknis yang baik dalam mengelola dan memperbarui data. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat,” ujar Kombes Pol Handoko.
Menurutnya, di era digitalisasi dan transformasi birokrasi saat ini, pengelolaan data berbasis sistem informasi menjadi kebutuhan mutlak. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi operator SDM harus terus dilakukan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan tuntutan organisasi.
Pelatihan ini di fokuskan pada peningkatan kemampuan teknis para operator dalam mengoperasikan aplikasi dan sistem informasi SDM Polri. Materi yang disampaikan meliputi tata cara penginputan data, proses validasi, hingga pembaruan data personel secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Dalam sesi tersebut, para operator menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari sinkronisasi data hingga kendala teknis dalam penggunaan aplikasi. Diskusi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang efektif dan aplikatif.
Melalui pelatihan ini, di harapkan para operator SDM di lingkungan Polda Jambi semakin profesional, responsif, dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya. Peningkatan kapasitas ini dinilai penting guna mendukung terwujudnya pengelolaan SDM Polri yang modern, transparan, dan presisi, sejalan dengan program transformasi menuju Polri yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat.**







