Jakarta, http://Eksisjambi.com – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI memfokuskan pengawasan pada kesiapan layanan puncak ibadah haji di Armuzna. Pengawasan di lakukan terutama pada layanan konsumsi dan pengaturan pergerakan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan masalah distribusi makanan yang pernah terjadi pada musim haji sebelumnya tidak boleh terulang kembali.
Menurutnya, layanan konsumsi menjadi hal penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji di tengah cuaca panas Arab Saudi.
“Distribusi makanan harus benar-benar di awasi. Jangan sampai ada jemaah menerima makanan yang tidak layak konsumsi,” ujar Cucun.
Timwas Haji DPR RI juga mengapresiasi langkah cepat petugas haji yang langsung mengganti katering yang terindikasi basi sebelum di bagikan kepada jemaah. Langkah tersebut di nilai menunjukkan kesiapan petugas dalam menjaga kualitas pelayanan haji.
Selain konsumsi, Timwas Haji DPR RI turut menyoroti potensi kepadatan saat pemberangkatan jemaah menuju Arafah. Kepadatan di nilai bisa menyebabkan penumpukan dan membuat jemaah kelelahan, terutama lansia dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, Timwas meminta proses mobilisasi jemaah di lakukan lebih tertib dan teratur. Jemaah juga di minta mengikuti arahan ketua rombongan dan petugas selama perjalanan menuju Armuzna.
Dengan pengaturan yang baik, perjalanan jemaah di harapkan berjalan aman dan lancar.
Pengawasan di Makkah akan terus di perketat selama fase puncak ibadah haji. Timwas DPR RI menegaskan fokus pengawasan meliputi layanan transportasi, konsumsi, dan keselamatan jemaah.
Timwas berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan khusyuk hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.**







