Sungai Penuh http://Eksisjambi.com – Semangat para petani Desa Tanjung Muda, Kecamatan Hamparan Rawang, kembali bergelora pada minggu ke-7 kegiatan pengolahan lahan oleh Kelompok Tani PERINTIS.
Mereka bersama-sama bergerak untuk mendukung penuh program Swasembada Pangan Kota Sungai Penuh Juara, dengan fokus mengolah tanah rawa menjadi sawah produktif yang mampu menghasilkan padi berkualitas.
Di tengah perkembangan teknologi pertanian yang semakin modern, para petani di Tanjung Muda justru mempertahankan metode tradisional dan turun-temurun yang sudah mereka kuasai sejak lama.
Dengan ketekunan dan keterampilan, para petani menggunakan tangan mereka sendiri untuk membalikkan tanah rawa dan proses yang memakan tenaga besar namun di nilai paling efektif untuk karakteristik tanah di wilayah tersebut.
“Kami sudah terbiasa dengan cara ini. Meski berat, hasilnya bagus. Tanah rawa bisa benar-benar gembur dan siap di tanami,” ungkap Kapoktan PERINTIS
Pengolahan lahan ini merupakan bagian dari agenda rutin mingguan yang telah di rencanakan sejak awal tahun.
Kini, memasuki minggu ketujuh, luasan lahan yang mulai siap di tanami terus bertambah dan mulai dari tingkat Pemerintah Kota Sungai Penuh,kecamatan,Desa serta Penyuluh Pertanian turut memberikan dukungan moral.
Dan berharap upaya ini dapat meningkatkan produksi padi lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kota Sungai Penuh.
Ketua Kelompok Tani PERINTIS menyampaikan bahwa kerja keras ini bukan hanya soal menanam padi, tetapi juga menjaga warisan leluhur yang telah menghidupi banyak generasi.
“Kami ingin membuktikan bahwa rawa bukan hambatan, tapi peluang. Dengan gotong royong, semua bisa kita manfaatkan,” ujarnya.
Program ini di harapkan dapat menjadi model percontohan bagi desa-desa lain di Kota Sungai Penuh, khususnya dalam memaksimalkan lahan-lahan marginal untuk pertanian produktif.
Dengan semangat kolektif dan kerja sama yang kuat, masyarakat Desa Tanjung Muda optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya Sungai Penuh sebagai kota juara dalam swasembada pangan.(*)







