Kerinci,http://Eksisjambi.com – Kabupaten Kerinci sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga ekstrem trail ultra yang di selenggarakan oleh F One Sport pada 4–5 April 2026. Event bergengsi ini di ikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, yang datang untuk menaklukkan medan alam sekaligus menikmati pesona wisata unggulan Kerinci.
Ajang trail ultra tersebut menghadirkan rute menantang yang melintasi sejumlah ikon wisata terkenal di wilayah Kerinci. Di antaranya Gunung Kerinci, Air Terjun Telun Berasap, Danau Gunung Tujuh, Perkebunan Teh Kayu Aro, Rawa Bento, hingga kawasan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat. Kombinasi panorama alam dan tingkat kesulitan lintasan menjadi daya tarik utama bagi para pelari pencinta petualangan.
Trail ultra sendiri merupakan cabang olahraga lari jarak jauh di alam terbuka dengan jarak melebihi maraton (42,195 kilometer). Lomba ini biasanya menempuh jarak mulai dari 50 kilometer hingga lebih dari 160 kilometer, dengan karakteristik medan yang ekstrem seperti jalur hutan, pegunungan, hingga tanah berbatu.
Selain jarak yang panjang, tantangan lain dalam trail ultra adalah elevasi tinggi dengan tanjakan dan turunan curam serta durasi lomba yang dapat berlangsung berjam-jam bahkan berhari-hari. Peserta juga di tuntut mandiri dengan membawa perlengkapan pribadi seperti logistik, air minum, hingga lampu penerangan.
Event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana menguji ketahanan fisik dan mental para peserta. Selain itu, kegiatan ini memperkuat koneksi antar komunitas pelari, memberikan pengalaman eksplorasi alam yang mendalam, serta membuka peluang memperoleh poin kualifikasi International Trail Running Association (ITRA).
Daya tarik utama trail ultra bukan terletak pada hadiah materi, melainkan pada kepuasan batin, pencapaian personal, serta pengalaman berinteraksi langsung dengan alam. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme peserta meskipun hadiah yang di tawarkan relatif terbatas.
Sebagai perbandingan, sejumlah event trail ultra bergengsi dunia seperti Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) dan di Indonesia seperti Bromo Tengger Semeru Ultra juga mengusung konsep serupa, yakni menggabungkan olahraga, petualangan, dan eksplorasi alam.
Untuk mengikuti ajang trail ultra, peserta umumnya harus memiliki kondisi fisik prima, pengalaman di lomba trail sebelumnya, serta memenuhi standar perlengkapan wajib. Bahkan pada event tertentu, peserta di wajibkan mengumpulkan poin kualifikasi dari berbagai kompetisi trail ultra lainnya.
Dengan terselenggaranya event ini, Kerinci di harapkan semakin di kenal sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia. Ke depan, ajang serupa di harapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan olahraga.**







