Home / Advertorial / Daerah / News / Provinsi Jambi

Jumat, 5 Mei 2023 - 18:08 WIB

Komisi VII RI Nilai Kebijakan Gubernur Jambi Sudah Maksimal

Eksisjambi.com,JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris, menyambut kedatangan Komisi VII DPR RI dalam agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI Masa Persidangan IV Tahun 2022-2023, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at (05/05/2023) siang.

Komisi VII DPR RI Ke Provinsi Jambi melakukan diskusi bersama Gubernur Jambi dan OPD terkait, serta pelaku usaha pertambangan dan pelaku usaha yang melaksanakan pembangunan jalur khusus batubara.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Al Haris memaparkan mengenai kondisi aktual persoalan angkutan batubara. “Ruas Jalan Nasional yang mengalami kemacetan itu sepanjang 223,3 kilometer, dimulai dari ruas jalan Sarolangun – Tembesi – Pelabuhan Talang Duku, dengan titik rawan kemacetan berada di ruas jalan Simpang V Tembesi – Simpang BBC Muara Bulian sepanjang 17 kilometer,” papar Gubernur Al Haris.

Gubernur Al Haris juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Jambi telah mempersiapkan langkah dan penanganan sistem transportasi di wilayah terdampak kemacetan. “Kita telah mempersiapkan langkah dan penanganan di wilayah terdampak kemacetan, salah satunya mempersiapkan jalan alternatif dari Simpang Karmeo – Kilangan,” tutur Gubernur Al Haris.

Baca Juga :  91 Santri Diduga Tertimbun, Tim SAR Fokus Selamatkan Korban yang Masih Hidup

Lebih lanjut Gubernur Al Haris mengungkapkan terkait progres Pembangunan Jalur Khusus Batubara. “Ada 3 perusahaan yang telah bersedia membangun Jalur Khusus Batubara yakni PT. Putra Bulian Propertindo, PT. Inti Tirta, PT. Sinar Agung Sukses dan 2 perusahaan yang melalui Jalur Sungai yakni PT. Minemex Indonesia dan PT. Timur Samudera Sejahtera,” ungkap Gubernur Al Haris.

Dalam sesi wawancara, Pimpinan Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan, persoalan batubara menjadi penyebab permasalahan di Provinsi Jambi. “Persoalan ini menjadi penyebab permasalahan dimulai dari jalan Nasional yang rusak dan menyebabkan kemacetan. Oleh sebab itu, kita mencari solusi bagaimana percepatan pembangunan jalan dengan tujuan mengurangi beban pemanfaatan jalan tersebut. Dan bagaimana jalan Nasional bisa difungsikan secara terbatas agar perekonomian masyarakat yang sangat ketergantungan dengan sektor pertambangan masih bisa berjalan dan perekonomian daerah bisa digerakkan,” ujar Eddy.

Baca Juga :  Safari Jumat, Wako Alfin Tekankan Kebersihan dan Pendidikan

Eddy Soeparno mengungkapkan, dari diskusi tersebut banyak masukan yang didapat dan Komisi VII DPR RI menilai kebijakan Gubernur Jambi untuk mengurai permasalahan angkutan batubara selama ini sudah maksimal. “Kami mendapat banyak masukan dan kami merasa bahwa apa yang dilakukan oleh Bapak Gubernur bersama Pemerintah Provinsi Jambi itu sudah maksimal, tentu kami dukung upaya-upaya yang dilakukan Bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Jambi,” sebutnya.

Pimpinan Komisi VII itu juga menghimbau agar pelaku usaha melaksanakan kewajibannya. “Termasuk juga dengan mereka yang berkomitmen membangun jalan khusus tersebut,” himbau Eddy.

Eddy Soeparno juga menyampaikan secara garis besar diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa Komisi VII DPR RI mendukung upaya Gubernur untuk mengurai permasalahan yang ada di Jambi terkait pemanfaatan jalan Nasional. (Kominfo/Adv)

Share :

Baca Juga

Digimon Story,

Daerah

Seri Terbaru Digimon Story Resmi Hadir, Petualangan Lintas Dunia yang Lebih Mendalam
HUT ke-69 Provinsi Jambi

Daerah

HUT Ke-69 Provinsi Jambi, Gubernur Al Haris Ajak Warga Jalan Santai dan Buka Pasar Tani

Advertorial

Rapat Paripurna II Masa Persidangan III Tahun 22024

Advertorial

Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Perdagangan Zulhas Tinjau Pasar Talang Banjar Kota Jambi
Pemerintah segera umumkan alih status PPPK menjadi PNS

Daerah

Presiden Prabowo Subianto Segera Umumkan Kebijakan PPPK Jadi PNS
KIM Purwo Bakti

Advertorial

KIM Purwo Bakti Raih Penghargaan, KIM FEST Nasional 2025 

Advertorial

Tim Kesehatan Rutin Periksa Kesehatan Satgas

Advertorial

Terapkan PPKM, Polres Merangin Gandeng Satpol PP Operasi Jam Malam