Home / Artikel / Daerah / Internasional / Nasional / Nasional / News / Sosbud

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Makna Pepatah Minang Arti Setia dan Peduli

Oplus_131072

Oplus_131072

Artikel,Eksisjambi.com- Pepatah Minang: “Cadiak Indak Mambuang Kawan, Gapuak Indak Mambuang Lamak” Makna dan Relevansinya di Kehidupan Modern

Dalam budaya Minangkabau, pepatah bukan sekadar rangkaian kata indah, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan yang luhur. Salah satu pepatah yang sarat makna adalah “Cadiak Indak Mambuang Kawan, Gapuak Indak Mambuang Lamak” yang secara harfiah berarti “Orang cerdik tidak membuang teman, orang kaya tidak membuang yang baik”.

Pepatah ini mengajarkan bahwa kecerdikan dan kekayaan bukanlah alasan untuk meninggalkan orang lain. Sebaliknya, semakin tinggi ilmu atau harta yang dimiliki, semakin besar pula tanggung jawab moral untuk menjaga hubungan dan membantu sesama.

Makna Filosofis Pepatah…

1. Cadiak Indak Mambuang Kawan, Orang yang cerdik dan berpendidikan akan memahami bahwa persahabatan dan hubungan sosial adalah aset yang tak ternilai. Mereka tidak memutuskan hubungan hanya karena teman berada dalam kesulitan atau tidak lagi menguntungkan. Kecerdikan sejati adalah kemampuan untuk mempertahankan koneksi yang tulus dan saling menghargai.

Baca Juga :  Banyak yang Tak Tahu, Revalina S. Temat Punya Darah Minangkabau

2. Gapuak Indak Mambuang Lamak Dalam konteks ini, gapuak berarti orang kaya atau berkecukupan, sedangkan lamak berarti kebaikan atau sesuatu yang bermanfaat,  Orang yang berada dalam kelimpahan tidak akan menutup mata terhadap orang yang lebih membutuhkan. Mereka justru akan memanfaatkan kekayaannya untuk berbagi dan menjaga hubungan baik dengan semua kalangan.

Relevansi di Kehidupan Sehari-hari…Nilai yang terkandung dalam pepatah ini sangat relevan di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan kompetitif. Banyak orang terjebak dalam hubungan yang bersifat transaksional , hanya dekat ketika ada keuntungan. Padahal, hubungan yang tulus dan berkelanjutan justru menjadi penopang di saat sulit.

Dalam dunia kerja, misalnya, rekan yang dulunya berada di posisi bawah bisa saja suatu hari menjadi atasan atau mitra penting. Demikian pula dalam kehidupan sosial, teman lama yang kita jaga hubungan baiknya dapat menjadi sumber dukungan moral, jaringan bisnis, atau bahkan inspirasi.

Baca Juga :  Misteri Piramid Besar Giza: Ketepatan Matematika yang Melampaui Zaman

Pesan Moral…Pepatah ini mengingatkan kita untuk Menghargai semua orang, tanpa memandang status atau kondisi, “Tidak meninggalkan teman di saat sulit, karena itulah ujian kesetiaan.”

Menggunakan kelebihan yang kita miliki (baik ilmu maupun harta) untuk membantu orang lain, “Menjaga hubungan baik sebagai investasi sosial jangka panjang.”

Pada akhirnya, “Cadiak Indak Mambuang Kawan, Gapuak Indak Mambuang Lamak” adalah ajakan untuk menjadi manusia yang setia, rendah hati, dan dermawan. Seperti pepatah Minang lainnya, ia tidak hanya berlaku di ranah budaya Minangkabau, tetapi juga relevan untuk semua orang, di mana pun berada.(*)

 

Share :

Baca Juga

Kota Sungai Penuh

Perpustakaan dan Kearsipan Berperan Mewujudkan Visi Kota Sungai penuh CERDAS
Super GT di Jepang

Internasional

Super GT Kembali ke Autopolis! Duel Minim Aksi Jadi Sorotan

Bangko

Bupati M. Syukur Ajak Warga Bijak Bermedsos dan Tolak Hujatan

Daerah

Gubernur Al Haris Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Advertorial

Komisi III DPRD Jambi Study Banding ke PUPR Provinsi Sumsel

Advertorial

IAI Tebo Gelar PBAK Bagi Mahasiswa Baru Tahun 2024 – 2025

Daerah

Wako AJB Serahkan Bantuan Pangan Bagi Warga Korban Banjir 3 Desa Tanjung
Mahkamah Konstitusi

Daerah

PPPK Gugat UU ASN ke Mahkamah Konstitusi, Persoalkan Perbedaan Status dengan PNS