Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:30 WIB

Masuk Universitas Indonesia Tak Cukup Bermodalkan Kaya Tapi Utamakan Kualitas

Universitas Indonesia

Universitas Indonesia

DEPOK, http://Eksisjambi.com – Masuk Universitas Indonesia (UI) ternyata tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan finansial. Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa kampus almamater kuning tersebut lebih mengutamakan kualitas akademik di banding kuantitas mahasiswa.

Menurut Heri, secara kapasitas UI sebenarnya mampu menampung hingga 160 ribu mahasiswa. Namun, demi menjaga standar akademik tetap tinggi, jumlah mahasiswa aktif saat ini di batasi sekitar 52 ribu orang.

“Kami tidak mengejar jumlah semata. Yang kami jaga adalah mutu pendidikan, kualitas lulusan, dan reputasi akademik,” tegasnya.

Tingkat persaingan masuk UI juga tergolong sangat ketat. Dari setiap 100 pendaftar, rata-rata hanya satu orang yang berhasil di terima. Artinya, peluang untuk lolos hanya sekitar 1 persen.

Baca Juga :  Kerinci Hilir, Tabir Raya & Kota Bungo Siap Mekar

Fakta ini menunjukkan bahwa seleksi masuk UI benar-benar berbasis kompetensi dan kesiapan akademik. Kampus tidak mencari calon mahasiswa dengan “dompet tebal”, melainkan mereka yang memiliki kemampuan, prestasi, dan daya saing tinggi.

Seleksi di lakukan melalui berbagai jalur penerimaan resmi dengan standar evaluasi ketat, baik dari sisi akademik maupun rekam jejak prestasi.

Meski persaingan sangat ketat, UI tetap membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Rektor menegaskan bahwa kampus berkomitmen memberikan dukungan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki kendala finansial. Berbagai skema bantuan pendidikan dan dukungan biaya kuliah disiapkan agar faktor ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi berpotensi.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Terima Kunjungan Delegasi CUPL, Bahas Pusat Riset Hukum dan Investasi China-Indonesia

Dengan komitmen tersebut, UI ingin memastikan bahwa akses pendidikan tinggi berkualitas tetap inklusif dan berbasis merit.

Pesan utama yang ingin ditegaskan adalah bahwa masuk UI bukan soal kekayaan, melainkan soal kualitas dan kerja keras. Standar akademik tinggi menjadi fondasi utama dalam menjaga reputasi dan daya saing global perguruan tinggi tersebut.

Bagi calon mahasiswa, kesiapan belajar, prestasi akademik, serta komitmen untuk berkembang menjadi faktor penentu utama untuk bisa menembus ketatnya seleksi di kampus kebanggaan nasional ini.**

Share :

Baca Juga

Bangko

Pj. Bupati Asraf Apresiasi Kinerja Inspektorat Kerinci, Raih Penilaian PK APIP Level 3

Advertorial

RDP, PETA Minta DPRD dan Pemkab Tanjabtim Untuk Segera Tindak Lanjuti Hasil Komitmen Dengan Petrochina

Internasional

Begini Cara  Benar Memasak Nasi di Rice Cooker 

Internasional

Gempa Russia Terkuat Dalam 14 Tahun Terakhir

Daerah

Wawako Antos Hadiri Peringatan Hari Air Dunia Ke-30

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Ke-Tiga Dengar Tanggapan Bupati Atas Pandangan Fraksi-Fraksi
Gunung Kerinci

Daerah

Gunung Kerinci Kini Punya Jalur Baru! Lebih Singkat, Lebih Indah, Lebih Menantang
Hutama karya

Daerah

Hutama Karya Resmi Garap Tol Akses Patimban Paket II, Perkuat Nadi Logistik Nasional