Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:19 WIB

Mandi Sunnah Idul Fitri: Anjuran Rasulullah SAW untuk Menyucikan Diri Sebelum Shalat Id

Mandi sunnah Idul Fitri merupakan amalan yang sangat dianjurkan sebelum shalat Id

Mandi sunnah Idul Fitri merupakan amalan yang sangat dianjurkan sebelum shalat Id

Jakarta,http://Eksisjambi.com  – Menyambut Hari Raya Idul Fitri, umat Islam di anjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan sunnah sebagai bentuk penyempurnaan ibadah. Salah satu amalan yang sangat di anjurkan adalah mandi sunnah Idul Fitri, yang di lakukan sebelum melaksanakan shalat Id pada pagi hari 1 Syawal.

Mandi sunnah Idul Fitri merupakan anjuran Rasulullah SAW untuk membersihkan diri, menyegarkan tubuh, sekaligus meneladani adab Nabi dalam menyambut hari kemenangan. Hukumnya adalah sunnah muakkad, yakni sangat di anjurkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Niat mandi sunnah di lakukan dalam hati sebelum atau bersamaan dengan siraman air pertama ke tubuh. Berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla li ‘iidil fithri sunnatan lillaahi ta’aalaa.

Baca Juga :  Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 31 Mei 2026, Klaim Hadiah Gratis 

Artinya: “Saya niat mandi untuk merayakan Idul Fitri sunnah karena Allah Ta’ala.”

Secara umum, tata cara mandi sunnah Idul Fitri sama seperti mandi wajib (janabah), yakni memastikan air merata ke seluruh tubuh. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Membaca niat dan basmalah dalam hati.
  2. Mencuci kedua tangan sebanyak tiga kali.
  3. Membersihkan najis atau kotoran, terutama pada area kemaluan dan lipatan tubuh dengan tangan kiri.
  4. Berwudhu secara sempurna seperti hendak melaksanakan shalat.
  5. Menyiram kepala sebanyak tiga kali hingga air merata ke pangkal rambut.
  6. Mengguyur seluruh tubuh, di mulai dari sisi kanan kemudian kiri.
  7. Menggosok tubuh agar kotoran hilang dan kebersihan lebih maksimal.
  8. Waktu utama: Setelah shalat Subuh hingga sebelum berangkat shalat Idul Fitri.
Baca Juga :  Malam Silaturahmi Pj. Bupati Kerinci Asraf, S.Pt, M.Si bersama Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Rachmad, S.I.P di Sungai Langit

Waktu yang di perbolehkan: Sejak tengah malam atau setelah masuk waktu fajar, menurut sebagian ulama.

Selain mandi sunnah, terdapat sejumlah amalan lain yang di anjurkan saat Idul Fitri, antara lain:

  • Mengenakan pakaian terbaik yang bersih dan rapi.
  • Memakai wewangian, khususnya bagi laki-laki.
  • Makan sebelum shalat Id, seperti mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil.
  • Berangkat dan pulang melalui jalan berbeda saat menuju lokasi shalat Id.

Mandi sunnah Idul Fitri merupakan bagian dari adab dalam menyambut hari raya, sebagai simbol kebersihan lahir dan batin. Dengan melaksanakan amalan ini, umat Islam tidak hanya tampil rapi dan segar, tetapi juga menghidupkan sunnah Nabi dalam merayakan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan dan kesucian.**

Share :

Baca Juga

Pohon bidara

Daerah

Daun Bidara dalam Islam: Manfaat Spiritual hingga Khasiat Medis Alami

Daerah

Anak Perempuan Dikabarkan Tenggelam di Sungai Batang Merao Kerinci
Gubernur Jambi Alharis

Advertorial

Gubernur Al Haris APBDP 2025 Kepentingan Masyarakat

Daerah

49 Ribu Remaja Tidak Bersekolah di Jambi: Membaca Data BPS dengan Akal Sehat, Fakta Lapangan, dan Arah Kebijakan Pendidikan

Advertorial

Pengukuhan pengurus Keluarga Caniago Bersatu Oleh Wako Ahmadi

Daerah

Bupati  H. Adirozal Apresiasi Lomba Pawai Barisan Indah

Daerah

Roket Astros TNI Perkuat Daya Gempur Artileri Medan Indonesia

Bangko

Geopark Merangin Menyimpan Fosil Dan Tumbuhan Asli