Home / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:34 WIB

Saham CDIA di Persimpangan Akhir Tahun 2025

Saham CDIA

Saham CDIA

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar menjelang penutupan tahun 2025. Emiten infrastruktur utilitas yang berada di bawah payung konglomerasi Barito Pacific

Group milik taipan Prajogo Pangestu ini tengah berada pada fase menarik: antara konsolidasi harga jangka pendek dan optimisme pertumbuhan jangka panjang.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi, air, kepelabuhanan, dan logistik, CDIA memainkan peran strategis dalam menopang kebutuhan infrastruktur nasional.

Kepemilikan mayoritas oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar 60 persen turut memperkuat persepsi pasar terhadap stabilitas dan prospek bisnis perseroan.

Per 24 Desember 2025, saham CDIA ditutup di level Rp1.650, terkoreksi 2,94 persen dari penutupan sebelumnya. Meski demikian, koreksi ini di nilai wajar setelah saham tersebut sempat mencetak All-Time High (ATH) di level Rp2.450 pada Oktober 2025.

Dalam rentang 52 minggu, pergerakan CDIA terbilang agresif, dari level terendah Rp256 hingga puncak tertingginya di atas Rp2.400. Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp205,97 triliun, CDIA kini masuk jajaran emiten berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sekaligus menjadi salah satu saham utilitas paling di perhatikan tahun ini.

Baca Juga :  Polres Tebo Menerima Penghargaan, Dari Kantor PKNL Jambi

Dari sisi fundamental, CDIA mencatatkan pertumbuhan laba bersih yang konsisten. Pada kuartal terakhir 2025, laba bersih perseroan mencapai Rp159,75 miliar, melonjak signifikan di banding kuartal sebelumnya yang sebesar Rp85,52 miliar. Peningkatan ini mencerminkan mulai optimalnya kontribusi lini usaha infrastruktur dan utilitas.

Tak hanya mengandalkan pertumbuhan organik, CDIA juga agresif melakukan ekspansi. Pada Oktober 2025, perusahaan mengalokasikan dana sekitar Rp2,68 triliun untuk mengakuisisi dua perusahaan kapal.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa CDIA serius memperkuat logistik laut sebagai tulang punggung distribusi energi dan bahan baku industri.

Namun demikian, hingga akhir 2025, CDIA belum membagikan dividen, sehingga saham ini lebih cocok bagi investor dengan orientasi capital gain di bandingkan pencari pendapatan pasif.

Sejumlah analis pasar modal menilai koreksi harga CDIA saat ini justru membuka ruang akumulasi. Rata-rata target harga analis berada di kisaran Rp2.430–Rp2.446, mencerminkan potensi kenaikan yang masih cukup lebar dari level saat ini.

Baca Juga :  Ketua PD IWO Tebo Desak Pertamina Sumbar Tegas Tangani Kasus Pengeroyokan Terhadap Dewan Kehormatan IWO Tebo

Secara teknikal, area support kuat berada di rentang Rp1.620–Rp1.650. Selama harga mampu bertahan di zona tersebut, tren jangka panjang saham CDIA di nilai masih bullish. Tak heran jika beberapa rumah sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi “Buy” hingga “Strong Buy”.

Dari sisi kepemilikan, CDIA tergolong emiten dengan struktur pemegang saham yang solid. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguasai 60 persen saham sebagai pengendali, diikuti Phoenix Power B.V. sebesar 30 persen. Sementara itu, porsi free float publik berada di kisaran 9,97 persen, membuat pergerakan sahamnya relatif sensitif terhadap sentimen dan transaksi besar.

Saham CDIA saat ini berada pada fase seleksi alam investor. Setelah reli tajam sepanjang 2025, pasar kini menuntut konsistensi kinerja dan realisasi ekspansi. Bagi investor jangka panjang, CDIA tetap menawarkan cerita menarik sebagai saham infrastruktur utilitas dengan dukungan grup usaha besar. Namun bagi trader jangka pendek, volatilitas harga masih akan menjadi tantangan yang perlu di antisipasi secara cermat.***

Share :

Baca Juga

Daerah

Presiden Prabowo Apresiasi Mentan Amran, Indonesia Kini Dilirik Dunia Berkat Pertanian yang Kuat

Daerah

Wawako Antos dan Tim Satgas Pangan Sidak Ke Pasar

Daerah

Viral Dugaan Dana Rp400 Juta, Pengacara Tegaskan Sudah Damai dan Tidak Terkait Gubernur Jambi

Daerah

Honda Little Cub 1997: Motor Bebek Retro Ikonik yang Diburu Pecinta Klasik

Daerah

KKP Buka Lowongan Besar-Besaran Awak Kapal Perikanan, Lulusan SD Bisa Daftar

Daerah

Kejuaran Nasional Paralayang & Gantolle TROI Seri 2 Resmi Dibuka

Daerah

Bea Cukai Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp10,99 Miliar di Karimun

Daerah

Wakil Walikota Sungai Penuh Hadiri Rakor Penanggulangan Gank Motor Bersama Kapolda Jambi