Home / Daerah / Nasional / News / Peristiwa / Tanjab Timur

Rabu, 20 Agustus 2025 - 07:59 WIB

Miris! Halte Pangkal Duri Rusak Parah dan Nyaris Telan Korban

Eksisjambi.com. Tanjab Timur – Sekian lama berdiri kurang lebih tujuh tahun hingga kini Halte yang berada di Desa Pangkal Duri, Kecamatan Mendahara tampak pada kondisi bangunan keropos bahkan nyaris menelan korban jiwa. Hasil penelusuran di lapangan pada Selasa (19/8/2025).

Saat ini terlihat, sejumlah bagian bangunan seperti plat halte sebelumnya menggunakan plat baja. Namun kini kondisi bangunan berubah menjadi tambal sulam dengan menggunakan papan, tidak hanya itu bagian pagar halte sudah berkarat dan parah bahkan nyaris memakan korban jiwa.

Salah seorang warga setempat Yadi mengatakan, bahwa bangunan halte yang ada saat ini, kondisinya memang sudah sangat memprihatinkan, boleh dikatakan kerusakannya 90 persen, selebihnya warga selalu melakukan tambal sulam meskipun menggunakan papan dengan tujuan halte tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana pelabuhan  transportasi para pengguna kendaraan air.

Baca Juga :  Indonesia dan Belarus Teken 7 Kerja Sama Strategis

“Menurutnya tanpa ada penanganan yang serius dari pemerintah untuk melakukan perbaikan, dampaknya dikhawatirkan para pengguna kendaraan roda dua saat ingin melakukan penyeberangan, disebabkan saat hujan kondisi bangunan tampak licin akibatnya bisa mengancam keselamatan warga tersebut,” ujarnya.

Kepala Desa Pangkal Duri Abdul Wahab saat dikonfirmasi membenarkan, bahwa bangunan halte lebih kurang tujuh tahun berdiri tampak pada bagian bangunan tampak keropos, begitu juga dengan bagian pagar bangunan tampak miring dan nyaris ambruk.

Baca Juga :  Gunung Marapi Sumatera Barat Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter

sebelumnya nyaris terjadi insiden seorang pengguna kendaraan roda dua yang ingin melakukan penyebarangan terpaksa kehilangan jari jempolnya, disebabkan  saat itu air lagi surut dan posisi halte  terlihat jurang tanpa ia sadari potongan besi plat menggores tangan warga tersebut beruntung tidak terjadi korban jiwa.

” Tentunya dalam hal ini pemerintah desa telah berupaya melakukan perbaikan, meskipun hanya tambal sulam, tapi kenyataanya dilapangan tak mampu bertahan lama. Oleh sebab itu ada perhatian serius dari pemerintah daerah paling tidak dapat dilakukan rehab berat, sebelum terjadi korban jiwa,” pungkasnya. (Mul).

Share :

Baca Juga

Polres Kerinci mengungkap praktik penimbunan dan penjualan ilegal BBM subsidi

Hukum

Polres Kerinci Ungkap Penimbunan BBM Subsidi, Dua Pelaku Diamankan

Daerah

100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi pada 2026, Ikon Minangkabau yang Jadi Saksi Sejarah Zaman
Ramuan Herbal

Artikel

Ramuan Bawang Putih dan Jeruk Nipis, Alternatif Alami Bantu Kontrol Kolesterol

Daerah

Diskominfo Kerinci Sambut Bulan Suci Ramadhan 1444.H
Diskominfo Kabupaten Kerinci

Daerah

Diskominfo Kerinci Belanja di Pasar Harian, Dukung Pasar Tradisional dan Ekonomi Lokal

Bangko

Bupati H M Syukur Intruksikan Stop Segala Bentuk Pungli

Daerah

Harga Emas Hari Ini 21 Juli 2026 Naik Rp6.298, Sentuh Level Tinggi 

Advertorial

KABID SDA PUPR KABUPATEN KERINCI DIRGAHAYU RI KE-78 TAHUN 2023