KERINCI,http://Eksisjambi.com – Minggu sore yang semula berjalan tenang berubah menjadi duka mendalam di Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci. Seorang pemuda bernama Rafi (18) meregang nyawa usai di serang secara brutal oleh pria misterius yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max berwarna hitam di perbatasan Desa Koto Tebat dan Kemantan Hilir, Minggu (25/1/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah jalan setapak yang berbatasan langsung dengan area persawahan. Menurut informasi awal yang di himpun, korban saat itu tengah berada di lokasi untuk pertemuan santai. Tanpa di duga, seorang pria tak di kenal tiba-tiba muncul dari arah gelap dan langsung melancarkan serangan.
Pelaku di duga menggunakan senjata tajam. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun akhirnya tersungkur di parit sawah akibat luka serius yang di deritanya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor N-Max hitam ke arah yang belum di ketahui. Hingga kini, identitas pelaku masih menjadi misteri.
Polres Kerinci bersama Polsek Air Hangat Timur bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang bukti telah di amankan, dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian telah di mintai keterangan.
Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut. Apakah peristiwa ini berkaitan dengan dendam pribadi, konflik sebelumnya, atau merupakan aksi kekerasan acak, masih menjadi fokus utama penyelidikan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri setiap petunjuk yang ada di TKP. Identitas pelaku sedang kami dalami,” ujar APH kepada wartawan.
Peristiwa ini sontak mengundang keprihatinan dan keresahan warga setempat. Lokasi kejadian yang di kenal sepi saat sore hingga malam hari kini menjadi perhatian khusus aparat keamanan.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melapor apabila melihat orang atau kendaraan dengan ciri-ciri mencurigakan, khususnya sepeda motor N-Max hitam yang di duga di gunakan pelaku.
Tragedi ini menambah daftar kasus kekerasan yang menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Pelarian mungkin bisa di lakukan, namun hukum tidak akan pernah tidur. Aparat kepolisian memastikan proses penegakan hukum akan berjalan hingga pelaku berhasil di tangkap dan di adili sesuai aturan yang berlaku.**







