Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 24 September 2026 - 06:03 WIB

Muncul Daratan Baru Seluas 30,3 Hektare di Dekat Anak Krakatau, Ini Penjelasan Petugas

Oplus_131072

Oplus_131072

LAMPUNG SELATAN, Eksisjambi.com –  Sebuah daratan baru dengan luas sekitar 30,3 hektare muncul di perairan dekat Gunung Anak Krakatau, Kabupaten Lampung Selatan. Daratan tersebut berada di antara Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung.

Berdasarkan keterangan petugas, kemunculan daratan baru itu merupakan hasil akumulasi material vulkanik yang dikeluarkan Gunung Anak Krakatau selama rangkaian aktivitas erupsi yang terjadi secara bertahap dalam beberapa waktu terakhir.

Material vulkanik yang terus menumpuk di permukaan laut akhirnya membentuk hamparan daratan baru yang kini tampak jelas di kawasan tersebut.

Meski demikian, petugas menegaskan bahwa daratan itu belum dapat dikategorikan sebagai “cucu Krakatau” maupun gunung api baru. Hingga saat ini, tim masih terus melakukan pemantauan dan kajian untuk mengetahui perkembangan, kestabilan, serta karakteristik material penyusun daratan tersebut.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali pada 8 September 2026

Pengamatan dilakukan guna memastikan apakah daratan itu bersifat sementara akibat endapan material vulkanik atau berpotensi mengalami perubahan seiring aktivitas geologi dan kondisi laut di sekitar Anak Krakatau.

Sementara itu, aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini menunjukkan tren yang lebih terkendali. Status aktivitas vulkaniknya telah diturunkan menjadi Level II (Waspada).

Meski status telah menurun, masyarakat, nelayan, maupun wisatawan tetap diminta untuk tidak mendekati kawasan sekitar kawah aktif Anak Krakatau sesuai dengan rekomendasi otoritas vulkanologi.

Baca Juga :  Dana Desa Tak Boleh untuk Honor dan Perjalanan Dinas, Penggunaan Diawasi Kejaksaan

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik secara tiba-tiba yang masih berpotensi menimbulkan bahaya di sekitar gunung.

Kemunculan daratan baru ini menjadi fenomena geologi yang menarik perhatian, mengingat kawasan Krakatau merupakan wilayah yang sangat dinamis akibat aktivitas vulkanik yang terus berlangsung sejak letusan besar Krakatau pada 1883 dan kemunculan Gunung Anak Krakatau pada awal abad ke-20.*

Share :

Baca Juga

Polres Kerinci

Daerah

8 Bulan Sembunyi, Pak Pari Tak Berkutik Dikepung Polisi! 112 Gram Sabu Jadi Bukti

Advertorial

Rapat Paripurna Ke-III Masa Persidangan III Tahun 2024
Kebakaran di Padang

Daerah

Kebakaran Hebat di Padang, Ibu dan Anak Tewas Terjebak di Dalam Rumah
Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan provinsi Jatim

Daerah

Dugaan Korupsi Rp102,975 miliar di Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Terus Bergulir, Kejati Jatim Tahan 2 Direktur Perusahaan

Daerah

Dari Kecanduan Sabu Hingga Gelapkan Sepeda Motor MS akhirnya di Ciduk Polisi

Advertorial

Gubernur Al Haris Berikan Bantuan Sembako Bagi Petugas Kebersihan Kota Jambi

Daerah

Dengan Terapkan Prokes, Wako AJB Resmikan Gedung RSUD H. Bakri

Advertorial

Bupati Kerinci Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD