Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Rabu, 15 April 2026 - 01:22 WIB

Nilai Perdagangan Indonesia – Rusia 2025 Capai US$5 Miliar, Kerja Sama Strategis Kian Diperkuat

Nilai perdagangan Indonesia–Rusia mencapai US$5 miliar pada 2025

Nilai perdagangan Indonesia–Rusia mencapai US$5 miliar pada 2025

Jakarta,http://Eksisjambi.com – Hubungan bilateral antara Prabowo Subianto dan Vladimir Putin kembali menjadi sorotan menyusul pertemuan keduanya di Istana Kremlin pada 13 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, isu perdagangan hingga kerja sama strategis lintas sektor menjadi fokus utama pembahasan.

Presiden Putin dalam keterangannya menyoroti dinamika perdagangan kedua negara. Ia menyebut bahwa pada awal tahun 2026 terjadi sedikit pelambatan dalam perdagangan bilateral Indonesia–Rusia. Pernyataan tersebut mencerminkan perhatian tinggi pemerintah Rusia terhadap detail teknis yang berkaitan langsung dengan kepentingan nasionalnya.

Sepanjang tahun 2025, nilai perdagangan antara Indonesia dan Rusia tercatat mencapai sekitar US$5 miliar. Angka ini menunjukkan hubungan ekonomi yang cukup kuat, meskipun masih memiliki ruang besar untuk di tingkatkan.

Indonesia tercatat mengekspor sejumlah komoditas unggulan ke Rusia, di antaranya minyak kelapa sawit, makanan olahan, dan karet. Sebaliknya, Rusia memasok produk besi baja, gandum, serta pupuk ke pasar Indonesia.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang memperkuat kemitraan strategis kedua negara. Kerja sama di fokuskan pada sektor ekonomi, energi, investasi, dan pertanian sebagai pilar utama hubungan bilateral ke depan.

Baca Juga :  Indonesian Tandatangani Kontrak Pembelian Rudal BrahMos India 

Langkah ini di nilai sebagai upaya konkret untuk meningkatkan nilai perdagangan sekaligus memperluas kolaborasi di sektor-sektor vital.

Potensi kerja sama Indonesia – Rusia di nilai masih sangat besar, terutama pada beberapa sektor strategis berikut:

1. Farmasi dan Bahan Baku Obat

Rusia di kenal memiliki industri farmasi yang maju dengan sekitar 500 perusahaan yang beroperasi secara terintegrasi. Pengalaman negara seperti Vietnam yang telah menerima transfer teknologi dari Rusia menjadi contoh konkret peluang yang bisa di manfaatkan Indonesia.

2. Sektor Pangan

Pada tahun 2025, Rusia mencatat produksi gandum sebesar 91 juta ton, dengan sekitar 49 juta ton di ekspor ke berbagai negara. Indonesia sendiri mengimpor sekitar 158.400 ton gandum dari Rusia. Kondisi ini membuka peluang bagi Rusia untuk menjadi salah satu alternatif utama sumber impor gandum Indonesia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bertolak ke Daerah Terdampak Bencana

3. Sektor Energi

Rusia tidak hanya di kenal sebagai eksportir minyak mentah, tetapi juga sebagai pemimpin global dalam industri energi berbasis nuklir. Pada 2025, Rusia menguasai sekitar 90% ekspor konstruksi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dunia. Hal ini membuka peluang kerja sama strategis dalam pengembangan energi nuklir di Indonesia, terutama dengan dukungan sumber daya manusia yang di nilai memadai.

Dengan berbagai potensi yang ada, hubungan Indonesia – Rusia di perkirakan akan terus berkembang, terutama dalam menghadapi tantangan global di bidang energi, pangan, dan kesehatan. Penguatan kemitraan strategis di harapkan tidak hanya meningkatkan nilai perdagangan, tetapi juga mendorong transfer teknologi serta ketahanan ekonomi kedua negara.

Kerja sama yang lebih erat di masa depan di nilai menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi besar yang di miliki kedua negara.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Kanim Kerinci Melaksanakan Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM Tahun 2021
Pengungkapan Kasus Aktivis KontraS

Daerah

Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polri Ungkap Kasus Aktivis KontraS

Advertorial

DPRD Provinsi Jambi Kunker ke Sekwan Sumbar

Advertorial

Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh Masa Persidangan I

Daerah

Bupati H. Adirozal Apresiasi APSI Kabupaten Kerinci
kode redeem MLBB Februari 2026

Daerah

Kode Redeem MLBB Terbaru Februari 2026, Klaim Sekarang Sebelum Hangus!
Bank 🏦 Indonesia

Daerah

BI Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Program KATALIS P2DD

Advertorial

Wakil Ketua & Bamus DPRD Kota Sungai Penuh Kunker k Dumai