Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:28 WIB

OJK: Arus Dana Keluar Dipengaruhi Dinamika Global, Pasar Modal Indonesia Dinilai Tetap Terjaga

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com – Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa arus dana keluar (capital outflow) yang terjadi di pasar modal Indonesia saat ini lebih banyak di pengaruhi oleh dinamika global di banding faktor domestik. Di tengah berbagai tekanan eksternal, OJK memastikan kondisi pasar keuangan nasional masih dalam keadaan terjaga dan stabil.

OJK menyebut berbagai reformasi di sektor jasa keuangan terus di lakukan guna memperkuat daya tahan pasar modal Indonesia, termasuk peningkatan tata kelola, penguatan likuiditas, serta pengembangan instrumen investasi yang lebih kompetitif.

Menurut OJK, volatilitas yang terjadi belakangan merupakan bagian dari penyesuaian pasar global, terutama seiring perubahan arah kebijakan moneter dunia, ketidakpastian geopolitik, hingga pergerakan alokasi investasi investor asing di berbagai negara berkembang.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Apresiasi giat Festival Pelajar Nusantara 2022

Selain itu, pasar modal Indonesia juga di nilai masih berpotensi menghadapi penyesuaian jangka pendek akibat proses rebalancing indeks global yang biasa di lakukan investor institusi internasional. Proses tersebut kerap memicu perpindahan dana sementara dari suatu pasar ke pasar lainnya.

Meski demikian, OJK menilai dampak dari penyesuaian tersebut bersifat sementara dan tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Stabilitas sektor keuangan nasional di sebut masih berada pada level yang terjaga dengan dukungan fundamental ekonomi domestik yang relatif kuat.

OJK juga menekankan bahwa koordinasi antarotoritas terus di perkuat bersama Bank Indonesia, pemerintah, serta pelaku industri keuangan untuk menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor.

Baca Juga :  Bank Indonesia Beli 2 Ton Emas pada Kuartal I 2026, Cadangan Safe Haven Terus Diperkuat

Di sisi lain, investor di imbau tetap mencermati perkembangan global dan mengedepankan strategi investasi jangka panjang di tengah fluktuasi pasar yang masih dinamis.

Pelaku pasar menilai kondisi saat ini masih berada dalam koridor wajar karena tekanan serupa juga terjadi di berbagai negara emerging market lainnya. Dengan reformasi yang terus berjalan dan stabilitas ekonomi yang tetap di jaga, pasar modal Indonesia di yakini memiliki peluang untuk kembali menguat setelah fase penyesuaian mereda.**

Share :

Baca Juga

Shalawat Badar Rajeh

Artikel

Shalawat Badar Rajeh Amalan Langka  Hadirkan Wibawa Sampai Kemenangan
Cuaca Ekstrem Pada Nataru

Daerah

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru 2025/2026, Dipicu MJO hingga La Nina Lemah

Daerah

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) se-Provinsi Jambi periode 2023-2025 resmi dilantik
upacara dan tradisi pelepasan

Daerah

Suasana Haru Iringi Pelepasan Wakapolda Jambi di Lapangan Hitam Mapolda

Daerah

Wako dan Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hadiri Kenduri Adat Ekor Tahun Kepala Tahun Desa Debai

Advertorial

Gubernur Alharis Lepas 2 Bus Mudik Gratis dan Ingin Menyenangkan Warga

Advertorial

Ketua DPRD Provinsi Jambi Hadiri Peresmian Gedung Kejaksaan

Bangko

Polsek Pamenang Polres Merangin Turut Terima Penghargaan Kompolnas Awards 2024, Kategori Polsek Terbaik Kelompok B