Jerez, Eksisjambicom – Kabar terbaru menjelang seri Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez membawa angin segar bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama. Dua rival kuat dari tim IntactGP di pastikan belum berada dalam kondisi terbaik akibat cedera, membuka peluang besar bagi Veda untuk bersaing di barisan depan.
Pembalap IntactGP, David Almansa, harus menepi setelah mengalami patah siku akibat kecelakaan di seri Brasil. Almansa yang sebelumnya tampil impresif dengan kemenangan di Thailand kini masih menjalani proses pemulihan dan di ragukan tampil di Jerez.
Sementara itu, rekan setimnya David Muñoz juga belum pulih sepenuhnya dari cedera lama yang di dapat di Sirkuit Mandalika musim lalu. Meski sempat turun di seri pembuka dan finis di posisi ke-10, Muñoz kembali naik meja operasi dan kini berpacu dengan waktu untuk bisa tampil di Spanyol.
Bos IntactGP, Peter Öttl, menyebut kedua pembalapnya masih akan menjalani pemeriksaan medis jelang balapan. Keputusan akhir terkait keikutsertaan mereka akan di tentukan mendekati hari race.
Dalam kondisi darurat, tim telah menyiapkan Marcos Uriarte sebagai pengganti. Uriarte sebelumnya tampil cukup solid di GP Amerika dengan finis di posisi ke-14.
Situasi ini jelas menguntungkan Honda Team Asia. Veda Ega Pratama yang tampil kompetitif di musim debutnya berpeluang bangkit setelah gagal finis di GP Amerika. Sebelumnya, ia sukses mencatat hasil impresif dengan finis kelima di Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil.
Dengan absennya pesaing utama dari IntactGP, Moto3 Spanyol 2026 menjadi momentum penting bagi Veda untuk kembali menunjukkan performa terbaik sekaligus membuka peluang besar untuk naik podium.**







