Jakarta,Eksisjambi.vom – Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan pembelian 330 unit smart TV merek Hisense berukuran 75 inci dengan harga Rp26 juta per unit, Anggaran ini sudah mencakup ongkos kirim, asuransi, dan garansi dan Perangkat canggih tersebut di lengkapi sistem Android 13 dengan memori 16 GB dan telah terintegrasi dengan platform Merdeka Mengajar.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan smart TV ini dapat segera di distribusikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, dari jenjang TK hingga SMA, baik negeri maupun swasta, sebelum akhir 2025.
Langkah ini di ambil setelah pesaing Hisense, Acer, memutuskan mundur dari proses pengadaan karena tidak bisa menurunkan harga sesuai ekspektasi pemerintah, Program ini sepenuhnya di biayai oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Namun, kebijakan tersebut menuai kritik dari pengamat pendidikan dan organisasi guru, Mereka menilai pembelian smart TV jumbo ini berpotensi mubazir dan rawan praktik korupsi, terutama jika distribusi dan transparansi anggarannya tidak di awasi ketat.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, membantah tuduhan adanya ketidakjelasan distribusi, termasuk isu smart TV akan di berikan ke sekolah internasional.
Sementara itu, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) mengingatkan agar program ini tidak mengulang kasus pengadaan Chromebook yang kini tengah di selidiki oleh KPK.
Di sisi lain, Kemendikbudristek menegaskan tujuan program ini adalah membangun ekosistem pembelajaran digital yang relevan dengan tuntutan zaman dan memperkuat literasi teknologi di kalangan pelajar.(*)







