BANDUNG, http://Eksisjambi.com – Kabar duka menyelimuti dunia musik Sunda. Vokalis utama grup musik EMKA 9 (MK9), Kanaya Whulan atau yang lebih dikenal sebagai Kanaya Whu, meninggal dunia pada Minggu (13/9/2026) setelah berjuang melawan penyakit kanker.
Penyanyi kelahiran 1991 itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta para pencinta musik Sunda yang selama ini mengagumi karya dan dedikasinya.
Kabar wafatnya Kanaya Whu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melalui unggahan di akun media sosial resminya. Dedi Mulyadi sendiri dikenal sebagai pendiri grup musik EMKA 9 yang mengusung konsep pelestarian budaya Sunda melalui musik.
Kanaya Whu bergabung sebagai vokalis utama EMKA 9 pada tahun 2019, menggantikan vokalis sebelumnya, Echa. Sejak saat itu, namanya semakin dikenal luas berkat suara khasnya yang membawakan berbagai lagu Sunda ciptaan Dedi Mulyadi.
Melalui lagu-lagu tersebut, Kanaya berhasil menyampaikan pesan-pesan yang sarat akan nilai budaya, tradisi, kearifan lokal, hingga kehidupan masyarakat Jawa Barat. Karakter vokalnya yang lembut dan penuh penghayatan menjadi ciri khas yang melekat di hati para pendengar.
Tak hanya aktif di dunia musik, Kanaya juga sering tampil dalam berbagai kegiatan budaya yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menjadi bagian dari sejumlah agenda Safari Budaya serta program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, yang bertujuan mendekatkan seni dan budaya kepada masyarakat.
Di setiap penampilannya, Kanaya mampu menghadirkan nuansa yang hangat dan menyentuh. Penampilannya tidak sekadar menghibur, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya Sunda kepada generasi muda.
Kepergian Kanaya Whu menjadi kehilangan besar bagi dunia seni dan budaya Jawa Barat. Sosoknya dikenang sebagai penyanyi yang memiliki dedikasi tinggi dalam mengangkat musik tradisional Sunda agar tetap hidup dan dicintai masyarakat.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, musisi, hingga para penggemar yang mengenang karya dan perjalanan hidupnya.
Selamat jalan, Kanaya Whu. Terima kasih atas karya, suara, dan pengabdianmu dalam melestarikan musik Sunda. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.*







