Eksisjambi.com.Bangko — Pemerintah Kecamatan Tabir Ulu bersama Tim Pendamping dinas Sosial Kabupaten Merangin menggelar kegiatan monitoring distribusi buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk wilayah Kecamatan Tabir Ulu dan Tabir Barat.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Camat Tabir Ulu pada Jumat 28/08/2026 ini juga dirangkai dengan sosialisasi edukasi pencegahan judi online serta pembagian masker gratis bagi para Kelompok Penerima Manfaat (KPM).
Langkah monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan sosial berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain fokus pada tertib administrasi perbankan dan penerimaan KKS, Camat Tabir Ulu (Afrizal,S ST) memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi krusial mengenai maraknya bahaya judi online.
“Kami pemerintah kecamatan Tabir Ulu mengharap agar kita semua menghindari yang namanya judi online, karena takutnya nanti bisa terjebak dalam kencanduan parah yang merusak otak, menguras keuangan bahkan bisa memicu tindakan kriminal, untuk itu jangan sampai kita bahkan anggota keluarga kita yang terperangkap dalam judi online”, terang camat Tabir Ulu Aprizal S.ST dihadapan para masyarakat yang hadir.
Para KPM diimbau keras agar memanfaatkan dana bantuan secara bijak demi pemenuhan kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan keluarga, bukan untuk kegiatan yang merugikan seperti perjudian. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, panitia juga membagikan masker secara gratis kepada seluruh warga yang hadir.
Kegiatan sinergis ini dihadiri langsung oleh Camat Tabir Ulu, Koordinator Unit Pelaksana (UP) PKH Kabupaten Merangin, Pekerja Sosial (Peksos) Anak, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tabir Ulu dan Tabir Barat, serta seluruh Pendamping PKH dari kedua kecamatan tersebut.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan penyaluran bansos PKH di Tabir Ulu dan Tabir Barat tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi KPM, tetapi juga mampu membentengi masyarakat dari dampak sosial negatif di lingkungan sekitar. *Bas R*







