Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:28 WIB

Pemerintah Pusat Kerahkan Helikopter untuk Percepat Distribusi Bantuan

BNPB

BNPB

Sumatra Barat, http://Eksisjambi.com –  Pemerintah Pusat mengerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa helikopter untuk mempercepat distribusi bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar).

Langkah ini di ambil karena banyak akses darat yang terputus akibat bencana, sehingga pengiriman bantuan melalui udara menjadi opsi paling efektif.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI dan Basarnas pada Senin (1/12) mengirimkan total 4 ton bantuan ke tiga kabupaten, yakni Solok, Agam, dan Pasaman Barat.

Helikopter Basarnas bernomor HR-3684 di kerahkan untuk mengangkut 360 kg bantuan menuju Kabupaten Solok. Bantuan tersebut terdiri dari:

  • Makanan kemasan
  • Beras
  • Air mineral
  • Bahan baku makanan
  • Kasur
  • Obat-obatan

Bantuan di prioritaskan untuk warga yang terisolasi serta pengungsi yang membutuhkan suplai logistik harian.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Membuka Pelatihan Membatik Tingkatkan Keterampilan dan Wirausaha

Di Kabupaten Pasaman Barat, distribusi bantuan di lakukan menggunakan helikopter TNI Angkatan Udara.

Sebanyak 1,34 ton logistik di kirim ke wilayah Maligi, yang saat ini aksesnya masih terputus.

  • Rincian bantuan mencakup:
  • Makanan olahan
  • Makanan anak
  • Makanan siap saji
  • Air mineral
  • Family kit
  • Selimut

Pengiriman ini di tujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak ribuan warga terdampak.

Bantuan melalui jalur udara juga di lakukan untuk Kabupaten Agam. Sebanyak 2,3 ton bantuan pangan dan non-pangan di terjunkan ke dua titik, yakni Tiku dan Sungai Puar, menggunakan helikopter TNI AU.

  • Jenis bantuan meliputi:
  • Air mineral
  • Makanan ringan
  • Makanan bayi
  • Makanan olahan
  • Sembako
  • Selimut
  • Kasur

Pengiriman di lakukan secara bertahap mengingat kondisi cuaca dan lokasi yang sulit di jangkau.

Baca Juga :  Masyarakat Muara Jernih Jadi Damkar Dadakan

BNPB merilis data sementara per Senin (1/12) sebagai berikut:

Kabupaten Solok:

  • Pengungsi: 958 KK atau 3.949 jiwa
  • Terdampak: 4.750 KK
  • Kabupaten Pasaman Barat:
  • Pengungsi: 338 KK atau 1.491 jiwa
  • Terdampak: 14.808 KK atau 57.948 jiwa

Kabupaten Agam:

BPBD masih melakukan pendataan jumlah pengungsi dan warga terdampak.

BNPB Optimalkan Akses Bantuan Lewat Darat, Laut, dan Udara

BNPB menegaskan bahwa pendistribusian bantuan di lakukan melalui seluruh jalur yang memungkinkan  darat, laut, dan udara.

Pembukaan akses darat terus di upayakan dengan mengerahkan alat berat untuk menyingkirkan material longsor dan memulihkan jalur transportasi.

Dengan kombinasi strategi ini, pemerintah berharap bantuan dapat menjangkau seluruh warga terdampak sesegera mungkin dan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bangko

Mengenal Tugu Pedang Merangin, Landmark Sarat Makna Perjuangan dan Identitas Daerah
BPBD Kota Sungai Penuh

Daerah

Logistik Bencana di Kota Sungai Penuh Mencukupi Hingga Akhir Tahun
Satgas PKH

Daerah

Presiden Cabut Izin 28 Perusahaan dan Tertibkan 4,09 Juta Hektare Sawit
Wawako Azhar Hamzah

Daerah

Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Peran Kemenag di HAB ke-80

Daerah

Pemerintah Kembali Salurkan BSU 2025

Daerah

Apresiasi Kapolres Kerinci, Personel Berprestasi Diganjar Reward Pasca Ops Ketupat 2026

Advertorial

Gubernur Al Haris Dampingi Jusuf Kalla ke Kerinci Tinjau Proyek PLTA

Daerah

Pemkab Kerinci Gandeng Kemenhub Tingkatkan SDM Transportasi