Tanjab Timur, http://Eksisjambi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengelar rapat paripurna terkait penyampaian laporan keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Tanjabtim tersebut di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Hj. Zilawati, SH., di dampingi Wakil Ketua I Asniba, A.Md., dan Wakil Ketua II Hj. Siti Aminah, SE. Turut hadir Wakil Bupati Tanjabtim Muslimin Tanja, S.Th.I., M.Si., unsur Forkopimda, jajaran Pemkab, serta para awak media.
Dalam penyampaiannya, Bupati Tanjabtim melalui Wakil Bupati Muslimin Tanja menegaskan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun anggaran 2025. Ia juga menyebutkan bahwa tahun tersebut merupakan awal periode kepemimpinan 2025–2029 dengan visi “membangun bersama rakyat untuk sejahtera dan bahagia.” terangnya.
Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.183.773.710.824,03 atau mencapai 100,67 persen dari target. Pendapatan tersebut bersumber dari:
Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp90.843.715.911,03 (98,76 persen). Pendapatan transfer sebesar Rp1.092.929.994.913,00. Belanja Daerah Capai 93,98 Persen
Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1.092.929.994.913,00 atau sebesar 93,98 persen.
Dengan rincian:
Belanja operasi Rp784.804.330.160,58 (93,53 persen). Belanja modal Rp185.822.185.855,55 (96,58 persen). Belanja tidak terduga Rp426.500.000,00 (16,89 persen)
Belanja transfer Rp153.610.074.831,00 (94,42 persen). Pada sisi pembiayaan, pemerintah daerah mencatat penerimaan sebesar Rp21.804.468.918,00 tanpa adanya pengeluaran pembiayaan, sehingga pembiayaan netto berada di angka yang sama.
Dengan capaian tersebut, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 tercatat sebesar Rp80.915.088.894,90.
Selain laporan keuangan, Wakil Bupati juga memaparkan capaian pembangunan daerah. Pada sektor infrastruktur dan konektivitas wilayah, indeks daya saing infrastruktur berhasil mencapai target 100 persen.
Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi terealisasi sebesar 4,75 persen dari target 4,97 persen. Indeks Gini tercatat 0,24, melampaui target, sementara Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mencapai 73,62 persen atau 101,49 persen dari target.
Untuk pembangunan sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 71,28 persen atau 100,04 persen dari target. Sementara capaian reformasi birokrasi berada di angka 63,72 persen dari target 65 persen atau terealisasi 98,03 persen.
Mengakhiri penyampaiannya, Wakil Bupati berharap dokumen LKPJ tersebut dapat di bahas lebih lanjut oleh DPRD sesuai ketentuan perundang-undangan, serta menghasilkan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja pemerintahan daerah ke depan.” paparnya. (Mul).







