Sungai Penuh, Eksisjambi.com – WaliKota Sungai Penuh, Alfin.SH terus menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Kota Sungai Penuh dan sekitarnya.
Penyebab utama banjir selama ini di sinyalir berasal dari penyempitan dan pendangkalan aliran Sungai Batang Marao, yang membuat arus air melambat menuju muara dan Danau Kerinci.
Meski pemerintah pusat sedang melakukan pemangkasan anggaran, hal itu tidak menyurutkan langkah Wali Kota Alfin untuk memperjuangkan proyek penanganan banjir.
Dengan strategi jemput bola, ia langsung menyampaikan usulan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.
Upaya tersebut membuahkan hasil, setelah kementerian merespons positif dengan menurunkan Balai Wilayah Sungai Sumatra (BWSS) VI Jambi guna melaksanakan program normalisasi.

Saat ini, kegiatan normalisasi Sungai Batang Marao sudah berjalan dan Terpantau di lokasi.
tiga unit alat berat ekskavator di kerahkan untuk melakukan pengerukan dan pelebaran aliran sungai.(22/8).
Pekerjaan ini di targetkan mampu memperlancar arus air, sehingga risiko banjir dapat di tekan saat musim hujan.
“Dengan adanya normalisasi Sungai Batang Marao ini, kita berharap banjir bisa segera teratasi, Sawah masyarakat yang selama ini terendam juga dapat kembali dapat di olah,” ungkap Wako Alfin .
Lebih lanjut, Wako Alfin berharap seluruh proses normalisasi berjalan lancar, sukses, dan tepat waktu.
Menurutnya penanganan banjir tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur kota, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang terdampak banjir tahunan.
Program normalisasi Sungai Batang Marao ini di harapkan menjadi langkah awal dalam solusi jangka panjang.
penanganan banjir di Kota Sungai Penuh dan kawasan sekitarnya.(Khairuls)







