Jakarta,http://Eksisjambi.com – Stabilitas ekonomi nasional tidak hanya di tentukan oleh indikator pasar semata, tetapi juga oleh kepastian hukum yang menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan investor dan keberlanjutan sistem keuangan. Di tengah tekanan dan dinamika pasar global, sinergi antara penegak hukum, regulator, serta kalangan akademisi di nilai semakin krusial.
Dalam konteks tersebut, Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) akan menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Legal Aspects of Managing the JCI Systemic Crisis and Its Implications for National Economic Stability”. Kegiatan ini di harapkan menjadi forum strategis untuk membahas aspek hukum dalam penanganan potensi krisis sistemik pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta implikasinya terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Seminar ini akan menghadirkan sejumlah tokoh penting dari berbagai sektor sebagai pembicara utama. Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, di jadwalkan memberikan keynote speech, bersama Asep Nana Mulyana yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum dan Ketua Umum PERSAJA.
Diskusi akan semakin komprehensif dengan kehadiran para panelis ahli dari berbagai institusi strategis, antara lain Raman Aylur Subramanian dari MSCI Research & Development, Jeffrey Hendrik selaku Pelaksana Tugas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, serta Hasan Fawzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan.
Selain itu, perspektif akademik dan masyarakat sipil juga akan dihadirkan melalui Fithra Faisal Hastiadi yang dikenal sebagai ahli ekonomi kelembagaan, serta Boyamin Saiman dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). Diskusi akan di pandu oleh jurnalis senior Prita Laura sebagai moderator.
Acara ini di jadwalkan berlangsung pada:
- Hari/Tanggal: Selasa, 5 Mei 2026
- Waktu: 08.30 – 15.30 WIB
- Tempat: Hotel Indonesia Kempinski Jakarta
Melalui forum ini, PERSAJA berharap dapat memperkuat pemahaman lintas sektor mengenai peran hukum dalam mengantisipasi dan mengelola krisis pasar, khususnya yang berpotensi sistemik. Diskursus ini juga menjadi bagian dari upaya kolektif dalam menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Dengan menghadirkan para pemangku kebijakan dan pakar terkemuka, seminar ini di harapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang tidak hanya relevan secara akademis, tetapi juga aplikatif dalam kebijakan nasional.**







