Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:29 WIB

Profil Haji Isam: Dari Tukang Ojek hingga Dijuluki “Crazy Rich Kalimantan”

Oplus_131072

Oplus_131072

 Kalsel,http://Eksisjambi.com  – Nama Andi Syamsuddin Arsyad atau yang lebih di kenal sebagai Haji Isam kerap di sebut sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh asal Kalimantan Selatan. Sosok yang di juluki “Crazy Rich Kalimantan” ini di kenal berhasil membangun kerajaan bisnis dari nol hingga menguasai berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan batu bara hingga perkebunan kelapa sawit.

Perjalanan hidup Haji Isam di sebut bermula dari pekerjaan sederhana sebagai tukang ojek dan sopir truk pengangkut kayu. Dari pengalaman tersebut, ia mulai merintis usaha sendiri yang kemudian berkembang pesat menjadi Jhonlin Group, kelompok usaha besar dengan lini bisnis terintegrasi di berbagai sektor.

Saat ini, Jhonlin Group memiliki sejumlah unit usaha yang bergerak di bidang pertambangan, logistik, transportasi, perkebunan, hingga infrastruktur penunjang. Salah satu anak usahanya yang cukup di kenal adalah Jhonlin Air Transport yang bergerak di sektor transportasi udara untuk mendukung operasional bisnis perusahaan.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Kukuhkan Perpanjangan Jabatan Kades ,BPD dan Ketua TP PKK Desa serta Bunda Paud

Dalam operasionalnya, Jhonlin Group di kenal memiliki sistem rantai pasok yang terintegrasi di Kalimantan. Perusahaan tersebut di sebut mengelola aktivitas bisnis dari hulu hingga hilir, termasuk pengangkutan komoditas melalui jalur darat dan pelabuhan milik sendiri. Model bisnis ini di nilai memperkuat efisiensi distribusi serta memperbesar kapasitas operasional perusahaan.

Selain di dunia usaha, Haji Isam juga kerap di kaitkan dengan lingkar kekuasaan nasional. Ia di ketahui pernah menjabat sebagai Wakil Bendahara dalam tim kampanye nasional pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019.

Nama Haji Isam juga beberapa kali di kaitkan dengan kedekatannya bersama Presiden Prabowo Subianto. Kedekatan tersebut terlihat dalam sejumlah kunjungan ke proyek strategis nasional, termasuk pengembangan kawasan pertanian skala besar atau food estate di Merauke, Papua.

Baca Juga :  Menteri Pertanian Umumkan Penurunan Harga Pupuk 20 Persen

Dalam proyek tersebut, perusahaan milik Haji Isam di laporkan turut mengerahkan alat berat dalam jumlah besar untuk mendukung pembukaan dan pengelolaan lahan pertanian. Keterlibatan sektor swasta di nilai menjadi bagian penting dalam percepatan proyek-proyek strategis pemerintah.

Meski perjalanan bisnis Haji Isam sering di pandang sebagai kisah sukses yang inspiratif, sejumlah pengamat juga menyoroti potensi risiko dari dominasi pelaku usaha tertentu dalam proyek-proyek negara. Ketergantungan terhadap figur dengan kekuatan ekonomi besar di nilai dapat memunculkan kekhawatiran terkait menguatnya struktur oligarki serta kaburnya batas antara kepentingan bisnis dan kebijakan publik.

Isu tersebut di nilai penting dalam konteks tata kelola pemerintahan dan transparansi, terutama ketika proyek berskala nasional melibatkan aktor ekonomi dan politik yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Tetap Patuhi Protol Kesehatan Pemkot Pantau Ketersediaan & Kestabilan Harga Jelang Idul Fitri, Wawako & Satgas Pangan Sidak Pasar

Advertorial

Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi – Fraksi Di Parlemen Dalam Agenda Paripurna DPRD Tanjabtim
Donald Trump

Internasional

Trump di Puncak Kejengkelan, Iran Tolak Negoisasi Nuklir: Krisis Kepercayaan Jadi Biang Kerok

Daerah

Dihari Otonomi Daerah 2026, Kota Sungai Penuh Ukir Prestasi Nasional 

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Jalin Kerjasama Dengan STIKBA Jambi

Advertorial

Safari Ramadhan ke Bungo, Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan 270 Juta Rupiah untuk Masjid dan Musholla

Advertorial

Ketua PKK Prov.Jambi Hesnidar Haris Harap Pemeran Kriyanusa Dorong Perajin Berinovasi

Advertorial

Wabup Tanjab Barat Hadiri Rakornas Pengadaan Barang Jasa Tahun 2023 Oleh Menkop UKM Republik Indonesia