Tanjab Timur, http://Eksisjambi.com – Pekerjaan Pembangunan Sumur Bor yang berada di Rt 03, Rt 05 Rt 01 Kelurahan Mendahara Ilir Kecamatan Mendahara bersumber dari APBD Kabupaten Tanjab Timur di duga dalam pelaksanaan pekerjaan oleh pihak kontraktor di lapangan sepertinya asal jadi. Dinas Perkim dalam hal ini untuk dapat meninjau kembali pekerjaan sumur tersebut, Selasa (13/1/2026).
Salah seorang warga setempat berinisial NS mengatakan, bahwa selama masa pekerjaan yang di lakukan pihak rekanan di lapangan dengan target yang harus di kerjakan maksimal tiga hari sudah ada hasilnya.
Namun sebaliknya selama proses pekerjaan yang kita harapkan bisa membuahkan hasil yang maksimal, malah sebaliknya air tersebut saat di tampung hingga di ambil sampelnya malah berubah warna kuning.
“Dampak air yang di keluarkan dari sumur bor tersebut tentunya kedalaman yang kurang maksimal, seharusnya pipa yang di gunakan untuk menjangkau dasar air bawah tanah sekurang – kurangnya 125 meter, kenyataanya yang ada hanya mampu mencapai kedalaman 80 meter sehingga hasilnya seperti itu,” ujar NS dengan nada kecewa.
Sementara warga lainnya berinisial MD menambahkan, dari beberapa pekerjaan sumur bor yang ada di Kelurahan Mendahara Ilir sebanyak 6 titik boleh di katakan rata – rata bermasalah, terutama dari air tersebut berubah warna kekuningan, pertanyaannya apakah pekerjaannya harus seperti itu.
“Warga menduga pekerjaan tersebut asal jadi. Oleh sebab itu pihak dari Dinas Perkim Tanjabtim untuk dapat melakukan pengecekan ulang agar fasilitas air bersih benar – benar dapat di manfaatkan masyarakat,” tandasnya. (Mul).







