BUKITTINGGI, http://Eksisjambi.com – Festival Kuliner Tradisional yang di gelar pada Minggu, 21 Juni 2026, di kawasan Jam Gadang menjadi puncak rangkaian perayaan 100 Tahun ikon kebanggaan Kota Bukittinggi tersebut.
Ribuan warga dan wisatawan di perkirakan memadati kawasan pedestrian untuk menikmati beragam hidangan khas Minangkabau dan Nusantara yang di sajikan secara gratis.
Pemerintah Kota Bukittinggi menyediakan sekitar 20.000 porsi sarapan gratis yang dapat di nikmati masyarakat tanpa di pungut biaya.
Sebanyak 30 jenis makanan tradisional di siapkan untuk memeriahkan festival yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini di pusatkan di sepanjang kawasan Pedestrian Jam Gadang hingga area jalan menuju Tugu Pahlawan Tak Di kenal atau arah Simpang Kangkung.
Deretan stan kuliner yang tertata rapi menghadirkan pengalaman wisata kuliner khas yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.
Berbagai makanan autentik Minangkabau di sajikan dalam festival ini, mulai dari rendang, nasi kapau, lamang tapai, aneka jajanan pasar tradisional, minuman khas daerah, hingga berbagai jenis gorengan yang menjadi favorit masyarakat.
Keberagaman menu tersebut tidak hanya memperkenalkan kekayaan cita rasa Sumatera Barat, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal kepada wisatawan yang hadir.
Panitia menerapkan sistem akses yang sederhana dan terbuka untuk semua kalangan. Pengunjung tidak di wajibkan menggunakan kupon maupun memenuhi persyaratan tertentu. Masyarakat cukup datang langsung ke lokasi dan mengambil makanan yang tersedia di meja stan sesuai ketersediaan.
Festival Kuliner Tradisional ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Bukittinggi bersama sejumlah mitra strategis, termasuk Bank Nagari dan Semen Padang.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mempromosikan budaya, pariwisata, serta memperkuat posisi Jam Gadang sebagai ikon bersejarah yang telah menjadi simbol Kota Bukittinggi selama satu abad.
Selain menjadi ajang menikmati kuliner gratis, kegiatan ini juga di harapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat, serta memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Minangkabau kepada generasi muda.
Perayaan 100 Tahun Jam Gadang tahun ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya yang telah menjadi identitas Kota Bukittinggi di tingkat nasional maupun internasional.**







