TANJAB BARAT, http://Eksisjambi.com – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turut menshalatkan, mendoakan, dan mengantarkan jenazah Almarhum KH Hasan Basri bin Sahari, yang wafat dan di makamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Berkah.
Ribuan pelayat dari berbagai daerah memadati Masjid Agung Al Istiqamah dan Masjid Ponpes Al Baqiyatus Shalihat hingga ke lokasi pemakaman, memberikan penghormatan terakhir kepada sosok ulama yang selama ini di kenal istiqamah dalam membimbing umat.
Sejak jenazah di semayamkan, masyarakat dari berbagai penjuru tampak berdatangan untuk melaksanakan shalat jenazah dan menyampaikan doa.
Suasana haru begitu terasa ketika doa-doa di panjatkan dengan penuh kekhusyukan, mengiringi kepergian Almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi pengantaran jenazah berlangsung khidmat dan tertib. Ribuan pelayat berjalan mengiringi langkah terakhir Almarhum, mencerminkan besarnya kecintaan dan penghormatan masyarakat terhadap beliau.
Isak tangis keluarga, kerabat, serta para santri menambah suasana duka atas kepergian sosok panutan yang telah banyak berkontribusi dalam pembinaan keagamaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang di tinggalkan. Ia menilai Almarhum KH Hasan Basri sebagai ulama yang konsisten dalam berdakwah, membimbing umat, serta memberikan keteladanan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Beliau adalah sosok alim ulama yang istiqamah dalam perjuangan dakwah dan pembinaan umat. Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan besar bagi kita semua, khususnya masyarakat Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.
Menurutnya, dedikasi dan pengabdian Almarhum dalam bidang keagamaan dan sosial telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar segala amal ibadah Almarhum di terima di sisi Allah SWT serta keluarga yang di tinggalkan di berikan ketabahan dan kekuatan.
Kepergian KH Hasan Basri bin Sahari tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan santri, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini merasakan manfaat dari ilmu, nasihat, dan keteladanan beliau.**







