Eksisjambi- Ribuan massa dari berbagai daerah di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pada Selasa (18/3).
Para demonstran yang terdiri dari calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menuntut pemerintah segera menerbitkan surat edaran dan Instruksi Presiden terkait kepastian pengangkatan mereka.
Sejak pagi, puluhan bus terus berdatangan membawa massa aksi dari berbagai daerah. Mereka berkumpul di Jakarta untuk menyuarakan ketidakpuasan atas penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK tahap I tahun 2024.
Sebelumnya, MenPAN-RB telah mengumumkan bahwa pengangkatan CPNS akan dipercepat dan ditargetkan selesai paling lambat Juni 2025, sementara pengangkatan PPPK dijadwalkan maksimal pada Oktober 2025. Namun, massa aksi tetap menuntut kejelasan dalam bentuk peraturan tertulis sebagai pegangan hukum bagi mereka.
Salah satu perwakilan demonstran menegaskan bahwa mereka membutuhkan surat edaran resmi dan Instruksi Presiden agar keputusan tersebut memiliki landasan hukum yang jelas, terutama bagi pemerintah daerah yang akan melaksanakan pengangkatan.
“Kami meminta pemerintah, khususnya MenPAN-RB, untuk menerbitkan surat edaran dan Instruksi Presiden sebagai bukti hukum yang dapat dijadikan pegangan oleh pemerintah daerah. Kami adalah pegawai sipil, bukan militer. Jika dalam dunia militer perintah lisan dan tulisan memiliki kekuatan hukum yang sama, dalam sistem sipil harus ada dokumen resmi sebagai dasar hukum,” ujar salah satu orator aksi.
Hingga siang hari, aksi unjuk rasa masih berlangsung dengan penjagaan ketat dari aparat keamanan. Massa menegaskan akan terus bertahan hingga tuntutan mereka mendapat respons konkret dari pemerintah.(*)







