Home / Hukum / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:47 WIB

Rio de Janeiro Berubah Jadi Medan Perang Saat Polisi Gerebek Kartel Narkoba

Kartel Narkoba Brazil

Kartel Narkoba Brazil

RIO DE JANEIRO, BRASIL – Suasana mencekam menyelimuti permukiman padat penduduk di Rio de Janeiro pada Selasa (28/10/2025), ketika aparat kepolisian melancarkan operasi besar-besaran untuk menggulung jaringan pengedar narkoba.

 Aksi itu berubah menjadi baku tembak intens antara polisi dan anggota kartel, membuat kawasan tersebut tampak seperti medan perang.

Saksi mata melaporkan suara tembakan yang terdengar tanpa henti sejak pagi hari, di ikuti ledakan-ledakan kecil dari berbagai arah.

 Warga sipil yang ketakutan berlarian mencari perlindungan, sementara toko-toko dan sekolah di sekitar lokasi terpaksa di tutup dan Jalan-jalan utama juga tampak lumpuh akibat blokade dan bentrokan bersenjata.

 “Ini pertama kalinya kami melihat drone penjahat menjatuhkan bom ke arah masyarakat. Kami sangat takut,” ungkap seorang warga yang enggan di sebut namanya kepada media lokal O Globo.

Baca Juga :  “Rem Sosial Menjaga Investasi”: Merajut Kondusivitas Jambi

Kepolisian Rio de Janeiro menyebut operasi tersebut menargetkan kelompok kriminal yang menguasai jalur distribusi narkoba dan senjata di beberapa favela (permukiman kumuh).

Dalam pernyataan resminya, pihak kepolisian mengklaim telah menewaskan sejumlah anggota kartel dan menyita senjata berat, amunisi, serta bahan peledak.

Namun, sejumlah organisasi hak asasi manusia (HAM) dan pengamat keamanan mengkritik keras pendekatan militeristik yang kerap di lakukan aparat di wilayah miskin Brasil.

Mereka menilai operasi semacam ini seringkali berujung pada korban sipil dan memperdalam siklus kekerasan tanpa menyentuh akar persoalan sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Residivis Yang Juga Specialis Bongkar Rumah Diciduk

 “Kebijakan keamanan berbasis konfrontasi seperti ini terbukti tidak efektif. Yang terjadi justru trauma bagi warga dan meningkatnya ketegangan sosial,” ujar Ana Paula Oliveira, (ISP).

Data dari lembaga tersebut mencatat, sepanjang 2025 sudah lebih dari 600 orang tewas akibat bentrokan bersenjata antara polisi dan kelompok kriminal di Rio de Janeiro angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Sementara itu, pemerintah negara bagian Rio de Janeiro menyatakan akan terus melanjutkan operasi “tanpa kompromi” terhadap jaringan narkoba.

Namun banyak pihak khawatir, jika pendekatan kekerasan tetap di pertahankan, maka perdamaian sejati di kawasan kumuh Rio hanya akan menjadi mimpi yang semakin jauh.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakil Ketua DPRD II Emrizal Hadiri Pembukaan Sunatan Massal Kolaborasi Minker 

Daerah

Spanyol Juara Piala Dunia 2026! Taklukkan Argentina 1-0 di Extra Time

Daerah

Debit Sungai Batang Tembesi Melonjak, Tumpukan Kayu Hantam Pilar Jembatan Beatrix
Doa Selawat Fatih

Daerah

Ini Doa Khusus yang Dibaca Maulana Umar Baidhowi Basyaiban RA Usai Sholawat Fatih

Advertorial

Wagub Sani : MTQ Media Dakwah dan Syiar Keagamaan, Menggugah Semangat Generasi Muda Untuk Mempelajari Al-Qur’an

Bangko

Dandim 0420/Sarko Bersama Forkopimda Muratara Dampingi Pangdam II Sriwijaya Mengecek Kesiapan Kunker Presiden RI Ke RSUD Rupit
Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Bencana

Daerah

Presiden Prabowo Kerahkan 4 Pesawat Militer Bawa Bantuan Mendesak ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Daerah

Kode Redeem Roblox Terbaru 18 Juni 2026, Klaim Aksesori Gratis, Bonus CDID hingga Hadiah Blox Fruits