Home / Daerah / Internasional / Nasional / News

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:14 WIB

Sekjen AFC Ungkap Alasan Aturan Baru Sepak Bola Asian Games 2026

Oplus_131072

Oplus_131072

http://Eksisjambi.com  –  Sekretaris Jenderal (Sekjen) AFC, Windsor Paul John, mengungkapkan alasan di balik penerapan aturan baru cabang olahraga sepak bola pada Asian Games 2026 yang berdampak pada absennya Timnas Indonesia dari ajang tersebut.

Dalam keterangannya yang di kutip dari New Straits Times, Windsor menjelaskan bahwa kewenangan teknis kompetisi sepak bola berada di bawah AFC, sementara jumlah peserta dan penyelenggaraan cabang olahraga menjadi hak prerogatif negara tuan rumah, yakni Jepang.

“AFC yang bertanggung jawab atas bagian teknis kompetisi sepak bola (Asian Games), sedangkan cabang olahraga dan penyelenggaraannya berada di bawah yurisdiksi negara tuan rumah (Jepang),” ujar Windsor.

Baca Juga :  Jadwal Resmi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Ia menambahkan, tuan rumah menginginkan jumlah peserta yang lebih terbatas pada edisi kali ini. “Tuan rumah menginginkan kompetisi dengan 16 peserta dan AFC bertanggung jawab atas pengaturan teknis penyelenggaraan kompetisi. Kami memiliki pemeringkatan tim U-23 dari Piala Asia 2026 baru-baru ini dan mereka dapat menggunakannya,” jelasnya.

Dengan kebijakan tersebut, hanya 16 tim yang berhak tampil di cabang sepak bola Asian Games 2026. Seleksi peserta di dasarkan pada pemeringkatan tim U-23 dari turnamen sebelumnya, yang menjadi acuan utama dalam menentukan slot peserta.

“Untuk edisi Asian Games kali ini, akan ada kompetisi 16 tim. Dan untuk Asian Games berikutnya, terserah kepada tuan rumah untuk memutuskan jumlah tim yang akan berkompetisi,” tutur Windsor.

Baca Juga :  Peluang Kerja Migran Legal di Luar Negeri Masih Besar

Keputusan ini pun berdampak langsung pada sejumlah negara, termasuk Indonesia, yang tidak masuk dalam daftar 16 tim berdasarkan pemeringkatan tersebut. Absennya Timnas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi perhatian publik, mengingat sepak bola selalu menjadi salah satu cabang olahraga favorit dalam pesta olahraga multi-event terbesar di Asia tersebut.

Meski demikian, AFC menegaskan bahwa kebijakan ini murni merupakan hasil koordinasi antara federasi dan tuan rumah, dengan tetap mengedepankan aspek teknis dan regulasi kompetisi yang berlaku.**

Share :

Baca Juga

Wawako Azhar Hamzah

Daerah

Perayaan HUT ke-3 WIM & Anniversary ke-14 Media Kerinci Time

Daerah

Harga Emas Berpotensi Pecahkan Rekor Baru di 2026? Ini Faktor Penentunya

Kota Sungai Penuh

Wako AJB & Jajaran Pemkot Ziarah ke Makam Pendiri Kota Sungai Penuh, H. Fuazi Siin

Advertorial

Fokus Tangani Stunting, Wawako Antos Pimpin Rakor TPPS Penetapan Lokus dan Rencana Kerja 2024

Advertorial

Bupati Tanjab Barat diDampingi Ketua TP-PKK Menjenguk Sekda Di RSUD Raden Mattaher Jambi

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Lokasi & Serahkan Bantuan Bagi Korban Bencana Angin Kencang Di kelurahan Tungkal
Siklon Koto

Daerah

Siklon Koto & Depresi Eks-Senyar Melemah, BMKG Ingatkan Hujan Lebat

Advertorial

Kades Desa Sinar Kalimantan Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Bupati Dillah Hich dan Wakil Bupati Muslimin Tanja Kabupaten Tanjab Timur Periode 2025 – 2030