Eksisjambi.com, Padang – Proyek tol Padang–Sicincin yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) akhirnya akan segera beroperasi. Kabar terbaru menyebutkan bahwa tarif resmi jalan tol ini tengah dalam tahap penetapan. Berdasarkan informasi yang beredar, tarif untuk Golongan I (kendaraan pribadi) akan dikenakan sebesar Rp50.500, sementara Golongan II (kendaraan besar seperti truk kecil) sebesar Rp75.500.
Penetapan tarif ini langsung menimbulkan beragam reaksi dari masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Padang dan sekitarnya. Di media sosial, berbagai komentar bermunculan ada yang menyebut tarifnya wajar, ada pula yang merasa keberatan.
“Kalau fasilitas dan kenyamanannya terjamin, mungkin sepadan. Tapi kalau sering rusak atau macet, jadi terasa mahal,” komentar salah satu netizen di Facebook.
Tol Padang – Sicincin sendiri dibangun untuk mempercepat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi Ranah Minang. Namun, soal tarif tetap menjadi perhatian utama. Banyak warga membandingkan dengan tarif tol di daerah lain yang memiliki jarak tempuh serupa.
Proyek yang telah lama dinantikan ini juga diharapkan dapat mempercepat akses ke berbagai destinasi wisata seperti Lembah Anai, Sitinjau Lauik, hingga kawasan Marapi, serta mendongkrak sektor logistik dan perdagangan Sumbar.
Kini, publik menanti pengumuman resmi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengenai tarif akhir dan kapan tol ini akan resmi dioperasikan.
Tanggapan warga yang beredar di medsos…”Baa menurut sanak? Mahal? Murah? Atau Sadang elok? Silakan sampaikan pendapat di kolom komentar!” (*)







