Home / Artikel / Internasional / Nasional / News

Kamis, 18 September 2025 - 10:59 WIB

Tata Cara Pengobatan Huruf Hijaiyah, Warisan Hikmah dari Kitab Klasik

Pengobatan Huruf Hijaiyah

Pengobatan Huruf Hijaiyah

Eksisjambi.com – Dalam khazanah ilmu hikmah Islam, huruf-huruf hijaiyah bukan hanya di pahami sebagai rangkaian huruf untuk membaca Al-Qur’an, tetapi juga di percaya memiliki keterkaitan dengan anggota tubuh manusia. Setiap huruf di yakini memiliki posisi tertentu di tubuh, beserta malaikat penjaga dan pendampingnya.

Ilmu ini di kenal sebagai Tata Cara Pengobatan Huruf Hijaiyah yang bersumber dari kitab klasik “Manba’ulil Ushulil Hikmah”. Praktiknya digunakan sebagai media ikhtiar penyembuhan, dengan cara membaca huruf yang sesuai sebanyak 33 kali lalu di tiupkan pada air putih, kemudian di minumkan kepada yang sakit.

Berikut beberapa contoh keterkaitan huruf hijaiyah dengan bagian tubuh:

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Bahas Operasional Tol Tempino Sampai Simpang Ness

Alif (ا) : Hidung – Malaikat Penjaga Mathmah Tholqiyaail

Ba (ب) : Kening kanan – Malaikat Penjaga Jaromhiyail

Ta (ت) : Kening kiri – Malaikat Penjaga Mar A’wiil

Tsa (ث) : Leher – Malaikat Penjaga Jantsayaiil

Jim (ج) : Paha kiri – Malaikat Penjaga Tholqathyaiil

Kha (ح) : Paha kanan – Malaikat Penjaga Thofyaaiil

Kho (خ) : Dada – Malaikat Penjaga Hamliili

Dal (د) : Betis kanan – Malaikat Penjaga Sakmahyaaiil

Dzal (ذ) : Betis kiri – Malaikat Penjaga Rofa’yaaiil

Ra (ر) : Rusuk kiri – Malaikat Penjaga Dahrobil

… hingga Ya (ي) yang diyakini berkaitan dengan roh, dijaga oleh Malaikat Hardaqiilin.

Menurut keyakinan sebagian kalangan, ketika seseorang mengalami sakit di bagian tubuh tertentu, maka huruf yang berhubungan dengan bagian tubuh tersebut di baca sebanyak 33 kali. Doa ini lalu di tiupkan ke air putih untuk di minumkan sebagai ikhtiar penyembuhan.

Baca Juga :  Bupati Kerinci Ucapkan Terima Kasih Kepada Tim Gabungan Penyelamatan Kapolda Jambi

Praktik ini bukan sekadar pengobatan batin, tetapi juga bentuk tawassul agar seorang hamba lebih dekat dengan Allah SWT, berharap syafaat Rasulullah SAW, karomah para wali, keberkahan kiai dan habaib, serta doa restu orang tua.

“Semoga kita senantiasa mendapat ridho Allah, syafaat Rasulullah, karomah waliyullah, dan keberkahan para alim ulama,” demikian doa yang selalu menyertai praktik ini.(*)

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Komisi III DPRD Tebo Bersama DLHP Sidak Di RS Setia Budi Dan Puskesmas Rimbo Bujang ll, Ini Temuannya

Daerah

Brigadir Ghamal Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua AFKAB Bungo

Daerah

Wako Ahmadi Kukuhkan Pengurus Dewan Kesenian, Ikatan Bujang Gadis & Putra/i Pariwisata

Daerah

Tinjau Langsung Infrastruktur,DPRD Dapil III dan Bina Marga PU Sungai Penuh Laksanakan Survei Lapangan

Daerah

UKM Rumahan Mampu Bertahan disaat Wabah Covid-19 Melanda

Bangko

Bupati M. Syukur Minta Maaf kepada Pejabat di Momen Halal Bihalal
Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto memimpin upacara pembukaan Pelatihan KKRI

Daerah

Tanamkan Semangat Bela Negara, Dandim 0417/Kerinci Pimpin Pembukaan Pelatihan KKRI

Daerah

Pemkab KERINCI Perpanjang Pendaftaran Seleksi Jabatan SEKDA