Jakarta, http://Eksisjambi.com – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mulai memetakan sejumlah titik rawan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah di kawasan Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pengawasan di lakukan untuk memastikan seluruh layanan kepada jemaah berjalan optimal serta sesuai standar yang telah di sepakati bersama pemerintah.
Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan pengawasan di lakukan secara menyeluruh di berbagai sektor layanan haji. Mulai dari akomodasi hotel jemaah, layanan katering, hingga sistem transportasi di Tanah Suci menjadi fokus utama pemantauan DPR RI.
Menurutnya, Timwas Haji DPR ingin memastikan seluruh pelayanan yang di berikankepada jemaah Indonesia benar-benar sesuai dengan hasil kesepakatan antara Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Haji.
Pengawasan tersebut juga menjadi langkah antisipasi agar berbagai persoalan yang kerap muncul pada musim haji sebelumnya tidak kembali terulang.
“Pengawasan ini di lakukan agar seluruh layanan berjalan maksimal dan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman serta nyaman,” ujar Cucun.
Selain itu, Timwas DPR RI memberi perhatian khusus terhadap persoalan transportasi dan kapasitas tenda di Armuzna yang selama ini masih menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. DPR RI tidak ingin jemaah kembali mengalami kepadatan berlebih di tenda maupun kesulitan mendapatkan armada bus saat proses perpindahan menuju Mina.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPR RI akan memperkuat pengawasan terhadap penerapan skema Murur, Tanazul, serta transportasi Taroddudi. Ketiga skema tersebut di nilai sangat penting dalam mendukung kelancaran mobilitas jemaah, khususnya bagi kelompok lansia dan jemaah rentan.
Skema Murur sendiri merupakan mekanisme pergerakan jemaah dari Arafah melewati Muzdalifah tanpa turun dari kendaraan, sedangkan Tanazul memungkinkan penyesuaian penempatan jemaah agar lebih dekat dengan lokasi aktivitas ibadah. Adapun transportasi Taroddudi menjadi salah satu solusi untuk mendukung mobilitas jemaah selama berada di Mina.
Timwas Haji DPR RI berharap seluruh sistem pelayanan haji tahun 2026 dapat berjalan lebih baik, tertata, dan manusiawi, sehingga jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.**







