Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:15 WIB

Timwas Haji DPR RI Petakan Titik Rawan Haji 2026, Fokus Awasi Armuzna dan Layanan Jemaah

Oplus_131072

Oplus_131072

Jakarta, http://Eksisjambi.com  – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mulai memetakan sejumlah titik rawan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah di kawasan Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Pengawasan di lakukan untuk memastikan seluruh layanan kepada jemaah berjalan optimal serta sesuai standar yang telah di sepakati bersama pemerintah.

Ketua Timwas Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan pengawasan di lakukan secara menyeluruh di berbagai sektor layanan haji. Mulai dari akomodasi hotel jemaah, layanan katering, hingga sistem transportasi di Tanah Suci menjadi fokus utama pemantauan DPR RI.

Menurutnya, Timwas Haji DPR ingin memastikan seluruh pelayanan yang di berikankepada jemaah Indonesia benar-benar sesuai dengan hasil kesepakatan antara Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Haji.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Rakernis Bidpropam 2025: Perkuat Pengawasan untuk Wujudkan Polri Presisi dan Astacita

Pengawasan tersebut juga menjadi langkah antisipasi agar berbagai persoalan yang kerap muncul pada musim haji sebelumnya tidak kembali terulang.

“Pengawasan ini di lakukan agar seluruh layanan berjalan maksimal dan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman serta nyaman,” ujar Cucun.

Selain itu, Timwas DPR RI memberi perhatian khusus terhadap persoalan transportasi dan kapasitas tenda di Armuzna yang selama ini masih menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. DPR RI tidak ingin jemaah kembali mengalami kepadatan berlebih di tenda maupun kesulitan mendapatkan armada bus saat proses perpindahan menuju Mina.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPR RI akan memperkuat pengawasan terhadap penerapan skema Murur, Tanazul, serta transportasi Taroddudi. Ketiga skema tersebut di nilai sangat penting dalam mendukung kelancaran mobilitas jemaah, khususnya bagi kelompok lansia dan jemaah rentan.

Baca Juga :  Kemenhaj RI Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah di Tengah Eskalasi Timur Tengah

Skema Murur sendiri merupakan mekanisme pergerakan jemaah dari Arafah melewati Muzdalifah tanpa turun dari kendaraan, sedangkan Tanazul memungkinkan penyesuaian penempatan jemaah agar lebih dekat dengan lokasi aktivitas ibadah. Adapun transportasi Taroddudi menjadi salah satu solusi untuk mendukung mobilitas jemaah selama berada di Mina.

Timwas Haji DPR RI berharap seluruh sistem pelayanan haji tahun 2026 dapat berjalan lebih baik, tertata, dan manusiawi, sehingga jemaah Indonesia dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Andre Rosiade Tinjau RSUP M Djamil Pastikan Pelayanan dan Kepedulian Tetap Prioritas
PPPK Paruh Waktu

Daerah

Ratusan Honorer Natuna Kehilangan Pekerjaan di Awal 2026, Tak Terakomodasi PPPK PW

Advertorial

Gubernur Alharis : Pelabuhan Tingkatkan Konektivitas

News

ADPMET Siap Genjot Produksi Migas Nasional

Advertorial

Rektor Dr Jafar Ahmad Lantik Pejabat IAIN Kerinci
Bunga Desa Bupati kerinci dan Wakil Bupati Kerinci

Advertorial

Bupati dan Wabup Kerinci Bermalam di Masgo, Jalan Rusak dan Listrik Jadi Curhat Warga

Advertorial

Sambut Roadshow Bus KPK, Wagub Sani : KPK Berikan Motivasi Berantas Korupsi

Advertorial

Gubernur Al Haris Perjuangkan Fasilitas RSUD Raden Mattaher