Jambi,http://Eksisjambi.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi mengeluhkan belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk periode Januari hingga Maret 2026. Hingga pertengahan April, tunjangan tersebut dilaporkan masih belum diterima oleh para pegawai.
Keterlambatan pencairan TPP ini memicu keresahan di kalangan ASN. Pasalnya, sebagian besar pegawai mengandalkan tambahan penghasilan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama setelah melewati masa libur panjang dan perayaan hari besar keagamaan.
Sejumlah ASN yang enggan disebutkan namanya mengaku mulai mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan rumah tangga. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka yang terpaksa mencari pinjaman atau menunda pembayaran kewajiban rutin akibat belum diterimanya TPP selama tiga bulan terakhir.
“Biasanya TPP sangat membantu untuk kebutuhan tambahan. Tapi sekarang belum cair, jadi cukup terasa dampaknya,” ujar salah seorang ASN.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, TPP yang belum dibayarkan mencakup seluruh triwulan pertama tahun anggaran 2026. Kondisi ini berdampak luas, terutama bagi pegawai dengan beban pengeluaran tinggi.
Selain persoalan keterlambatan, para ASN juga menyoroti minimnya informasi resmi dari instansi terkait. Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci mengenai penyebab keterlambatan pencairan TPP tersebut, sehingga menimbulkan ketidakpastian di kalangan pegawai.
ASN berharap Pemerintah Provinsi Jambi segera memberikan kepastian dan transparansi terkait jadwal pencairan TPP, sekaligus memastikan hak-hak pegawai dapat terpenuhi tepat waktu.**







