
Merangin, Eksisjambi.com — Turnamen Voly Ball Oryza Cup 1 desa Medan Baru, Tabir Ulu Merangin berlangsung meriah dan sengit, dimana tim-tim yang ikut bertanding menurunkan pemain pemain bintang.
Stadion mini bola Voly Oryza yang berada di desa Medan Baru, kecamatan Tabir Ulu, kabupaten Merangin saat ini menjadi pusat perhatian masyarakat pencinta bola voly.
Lapangan yang menjadi ajang adu prestasi bagi club – club voly ini selalu dipadati oleh ratusan penonton dari penjuru daerah yang slalu menunggu pada setiap pertandingan, hal ini dikarenakan pada setiap pertandingan club voly selalu menampilkan pemain-pemain yang punya skil dan berkwalitas dalam permainan.
Turnamen yang dihadiri oleh team-team hebat dalam kabupaten Merangin ini ternyata tidak hanya sebatas mencari juara saja, namun kelihatannya seperti ajang adu gengsi, karena setiap team berani membawa pemain berkwalitas dari luar kabupaten, yang tentunya dengan bayaran yang tinggi pula.
Pertandingan semakin sengit dan tentunya teramat seru, karena yang bakal turun dalam pekan ini merupakan team yang benar-benar mampuni, karena dari 42 club putra dan 23 club putri yang bertanding, kini hanya 8 club yang mampu bertahan dan akan memperebut ticket ke Semi Final. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Zamzomi selaku ketua panitia saat pertandingan antara club Merah Delima VS Arpac pada Minggu 13/07/2025 malam.
“Saat ini pertandingan sudah memasuki babak 8 besar, dalam pertandingan tersebut ada 8 club yang terdiri 4 club putri dan 4 club putra yang akan bertanding. Dalam hal ini kami selaku panitia tentu akan memberikan pelayan yang terbaik, baik kepada team-team yang akan bertanding dan tentu juga kepada para penonton yang akan hadir,”ungkap sang ketua panitia pelaksana.
Hermon selaku Kades Medan Baru mengaku cukup puas atas terlaksananya turnamen Oryza yang perdana ini.
“Turnamen ini ternyata mendapat respon yang positif dari masyarakat desa kami, terlebih kepada para panitia, mereka bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap semoga acara ini berjalan sukses dan aman hingga akhir, jika turnamen ini sukses, maka pada tahun berikutnya turnamen Oryza Cup ini akan kembali kami laksanakan dengan event yang lebih besar lagi,”terang Hermon dengan nada khasnya.
Alaina, yang merupakan penonton berasal dari desa Muara Jernih, mengaku cukup puas setelah menyaksikan pertandingan tersebut.
“Ternyata tidak rugi saya datang dari Muara Jernih pada malam hari, pertandingan ini sangat menghibur saya, dalam pertandingan ini para pemain memperlihatkan skil bermainnya yang mampuni, tidak hanya itu mereka menjunjung tinggi sportifitas bermain,” Seloroh Alaina. *Bas R*







