Flores,http://Eksisjambi.com – Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa utama Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Berdasarkan pemutakhiran data hingga Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, jumlah gempa susulan telah mencapai 9.765 kejadian.
Peningkatan jumlah aftershock ini menunjukkan aktivitas seismik di kawasan Flores masih cukup tinggi, meski secara umum merupakan bagian dari proses pelepasan energi setelah gempa utama yang terjadi pada 15 Agustus 2026. BMKG sebelumnya menjelaskan bahwa aktivitas gempa susulan dapat berlangsung selama beberapa pekan dan terus dipantau secara intensif.
Berdasarkan data pemantauan hingga 30 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat:
- Total gempa susulan: 9.765 kali
- Magnitudo terbesar: M6,2
- Magnitudo terkecil: M1,0
- Gempa dengan magnitudo di atas 5,0: 35 kali
- Gempa susulan yang d irasakan masyarakat: 155 kali
Data tersebut menunjukkan sebagian besar gempa susulan berkekuatan kecil hingga sedang. Namun, beberapa di antaranya masih cukup kuat untuk dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya.
BMKG menegaskan pemantauan aktivitas gempa bumi di wilayah Flores dilakukan secara berkelanjutan melalui jaringan seismograf nasional. Informasi terbaru akan terus disampaikan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sebagai langkah mitigasi bencana.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG. Warga juga diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa sebelum dipastikan aman oleh pihak berwenang.*







