Eksisjambi.com, Tanjab Timur – Tingginya kebutuhan bahan pokok saat memasuki di bulan suci Ramadhan seperti halnya.Harga Cabai merah di pasar Sabtu Kelurahan Mendahara Ilir, Kecamatan Mendahara Kabupaten Tanjab Timur meroket dari harga cabai merah sebelumnya hanya berkisar Rp 40 Ribu perkg, kini naik dengan harga Rp 90 perkilogram dengan kondisi naiknya harga tersebut menjadi keluhan warga setempat terutama kepada ibu rumah tangga, Sabtu (25/2/2024).
Salah seorang pedagang pasar Sabtu di Mendahara Roli mengatakan, untuk jenis harga kebutuhan bahan pokok seperti bawang merah dan bawang putih masih berkisar Rp 30 perkilogram, berbeda dengan harga cabai merah dari harga sebelumnya hanya berkisar Rp 40 perkg.Saat ini dijual dengan harga Rp 90 perkilogram, berbeda dengan harga cawai rawit harga jualnya hanya berkisar Rp 40 perkilogram
“Naiknya harga cabai merah berdampak dipasaran, sehingga pedagang juga terpaksa mengambil dengan harga yang tinggi, ya mau tak mau kita juga pertimbangkan dengan biaya pengeluaran makanya kita jual dengan harga yang tinggi,” terangnya.
Menurutnya, minat pembeli sangat sepi di sebabkan harga cabai merah sangat mahal. Tetapi mau bagaimana lagi, kita sebagai penjual nggak mau rugi. Enggak mungkin kan saya selaku penjual mau rugi.
Terpisah salah seorang ibu rumah tangga Erni menuturkan, dengan tingginya harga cabai merah dipasaran tentunya sangat kita rasakan dampaknya, untuk memenuhi kebutuhan dapur mau tak mau hanya mampu membeli cabe merah dengan harga Rp 10 ribu per ons, tentunya menyesuaikan dengan perekonomian yang kondisinya kini belum stabil.
“Ia pun berharap, pemerintah dapat kembali menstabilkan harga – harga kebutuhan bahan pokok. Apalagi ditambahkan saat memasuki dibulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari semua kebutuhan akan terjadi kenaikan, imbasnya para ibu rumah tangga,” imbuhnya. (Mul).







