Eksisjambi.com,Koto Baru- Ikatan Mahasiswa Koto Baru Jambi (IKAMARU-J ) Mengelar Kegiatan Dialog Terbuka dengan mengusung tema kajian tindak lanjut masalah sampah terhadap lingkungan masyarakat, yang bertempat di Gedung Serba Guna Kecamatan Koto Baru. ( 13/8/22)
Dialog terbuka tersebut dihadiri Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Wakil Walikota Alvia Santoni, Ketua DPRD Fajran, Kepala SKPD terkait, Camat, Forum Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.
Pada Kesempatan itu ketua umum IKAMARU-J, menegaskan bahwa acara dialog terbuka yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kecamatan Koto Baru (IKAMARU-J) adalah bentuk dari kesadaran dan tanggung jawab kami sebagai mahasiswa, sebagai bentuk rasa sayang dan rasa cinta kami kepada kecamatan koto baru dan kota sungai penuh .
“Kini Kota Sungai Penuh dijuluki dengan kota sejuk sedang dihiasi tumpukan sampah Yang dimana-mana. Permasalahan sampah yang terjadi di kota sungai penuh menggambarkan, kota sungai penuh sedang membutuhkan perhatian khusus,Tumpukan sampah berserakan di sepanjang jalan yang menimbulkan bau tidak sedap,Masalah yang terjadi salah satunya pencemaran lingkungan.”ungkapnya.
Permasalahan sampah yang ada di kota sungai penuh, khususnya di Kecamatan Koto Baru ini tanggung jawab siapa? Tentunya tanggung jawab kita semua.
“Jika, permasalahan sampah tidak segera ditangani dengan solusi yang konkrit. maka, akan banyak dampak buruk yang akan terjadi. Salah satunya yaitu pencemaran lingkungan dan udara yang akan menyebabkan terganggu nya kesehatan masyarakat.”tambahnya.
Jika kesehatan masyarakat sudah tidak sehat lagi, maka akan menimbulkan masalah-masalah baru. Seperti masalah pendidikan dan ekonomi.
“Untuk itu kami mengajak hadirin semua bersama-sama dalam menyelesaikan masalah Yang ada di kota sungai penuh, khususnya di Kecamatan Koto Baru ,jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi. “ucap ketua IKAMARU-J.
Apakah kita akan menunggu orang lain untuk menyelesaikan permasalahan yang ada lingkungan kita?
Apakah kita akan menunggu pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sampah ini tanpa adanya kerjasama dari kita semua?
Kota sungai penuh, yang di juluki bumi sahalun suhak saletuh bedil merupakan semboyan yang memperlihatkan kekompakan dan selalu bermusyawarah untuk mufakat dalam setiap pengambilan keputusan dengan satu kata perbuatan.
“Masalah sampah yang ada lingkungan kita adalah tanggung jawab kita semua, Untuk itu kami mengajak hadirin semua untuk bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan kita semua.”tutupnya. (Rama*)







