Home / Advertorial / Daerah / Kota Sungai Penuh / News

Selasa, 5 November 2024 - 11:33 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2024

Eksisjambi.com,SungaiPenuh- Pemerintah kota Sungai Penuh dalam hal ini  Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana  Menggelar Diseminasi Audit Kasus Stunting Tingkat Kota Sungai Penuh pada Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Kantor Walikota pada Selasa (5/11/2024).

Acara Diseminasi di hadiri Asisten III M.Rasyid didampingi kadis DPPKB Zamroni dan yang diikuti  jajaran profesi kesehatan, organisasi profesi kesehatan dan  organisasi masyarakat dengan menghadirkan narasumber dari Dokter Spesialis Anak RSUD.MHA.Thalib sungai penuh.

Pada kesempatan itu Asisten 3 Muhammad Rasyid,MM, Menyampaikan adapun Diseminasi Audit Kasus Stunting adalah suatu media koordinasi seluruh pemangku kepentingan terkait yang telah dilakukan oleh tim audit stunting yang melibatkan Pemerintah Kota Sungai Penuh

Baca Juga :  Laka maut satu orang korban meninggal di Semurup kerinci

“Diseminasi Audit Kasus Stunting (AKS) juga merupakan kegiatan untuk menyampaikan hasil audit kasus stunting kepada pihak terkait. BerTujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran dan upaya penanggulangan masalah kesehatan ini.”ucap Asisten 3.

Dan ia juga menambahkan   salah satu rangkaian kegiatan dari Audit Kasus Stunting, yang sebelumnya sudah dilakukan Peninjauan Lapangan kepada Sasaran Keluarga Risiko Stunting.

“Audit Kasus Stunting bertujuan untuk: Mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting, Menganalisis faktor risiko terjadinya stunting, Memberikan rekomendasi penanganan kasus, Melakukan pemantauan atas penanganan kasus. “ungkapnya.

Baca Juga :  Kompak Emak - Emak di Parit Culum I Siap Dukung dan Menangkan Dilla - MT

Beberapa contoh kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting, antara lain: Diseminasi Audit Kasus Stunting Tahun 2024, Kota Sungai Penuh.

Tim Diseminasi Audit Kasus Stunting di Kota Sungai Penuh  juga paparkan  beberapa penyebab awal penderita stunting yakni, Untuk mencegah stunting, kita dapat melakukan hal-hal berikut: Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan,Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala, Mengkonsumsi secara rutin Tablet tambah Darah (TTD), Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan .(Khairuls)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sekda Kerinci,Menghadiri Acara Bhakti Sunatan Massal ke-X Sosial tahun 2023

Daerah

Wabup Ami Taher : Pada 2021 Pemkab Kerinci telah mengalokasi dana guna penanggulangan wabah virus corona
Erupsi Gini Merapi di Jogyakarta

Daerah

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km, Status Masih Siaga Level III

Daerah

Ketua Umum PWI Pusat Melantik Basril Basyar sebagai Ketua PWI Sumbar

Daerah

Ketua Komisi Fadli Sudria Tegaskan Untuk Salurkan WiFi Gratis di Renah Pemetik
Borneo FC Samarinda mewaspadai kebangkitan Madura United saat bertandang ke Pamekasan

Daerah

Borneo FC Waspadai “Jebakan” Madura United di Pamekasan

Daerah

Bupati Adirozal Hadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi

Advertorial

Wagub Sani : Turnamen Ekshibisi Dies Natalis Unja Jalin Kebersamaan, Perkuat Pembangunan