Home / Daerah / Internasional / Nasional / News / Peristiwa

Senin, 16 Maret 2026 - 05:23 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 1,5 Km, Status Masih Siaga Level III

Erupsi Gini Merapi di Jogyakarta

Erupsi Gini Merapi di Jogyakarta

Yogyakarta,http://Eksisjambi.com  – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan pada Senin (16/03/2026) dini hari. Gunung api paling aktif di Indonesia tersebut tercatat meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 1.500 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak.

Berdasarkan laporan resmi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.26 WIB. Awan panas guguran terekam oleh alat pemantau dengan amplitudo maksimum 18,1 mm dan durasi 188,3 detik.

Awan panas guguran merupakan fenomena aliran material vulkanik panas yang meluncur menuruni lereng gunung akibat runtuhan kubah lava. Material tersebut dapat berupa gas panas, abu vulkanik, dan batuan dengan suhu sangat tinggi sehingga berpotensi membahayakan wilayah di sekitar alur sungai yang berhulu di Merapi.

Baca Juga :  Wagub Abdullah Sani Apresiasi Kinerja Danrem 042/Garuda Putih Jambi

BPPTKG menyampaikan bahwa arah luncuran mengarah ke sektor barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Krasak, salah satu jalur yang kerap di lalui material vulkanik dari Merapi.

Saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada SIAGA (Level III). Pada status ini, aktivitas vulkanik di nilai cukup tinggi sehingga masyarakat di minta meningkatkan kewaspadaan.

BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di sekitar kawasan rawan bencana agar tidak melakukan aktivitas di daerah berbahaya, terutama di alur sungai yang berhulu dari puncak Merapi yang berpotensi di lalui awan panas maupun aliran lahar.

“Warga di sekitar lereng Merapi di minta tetap mematuhi rekomendasi resmi dan menjauhi wilayah berpotensi bahaya,” demikian imbauan dari BPPTKG dalam keterangan resminya.

Baca Juga :  Kisah Mistis Anggota Kopassus Tersesat di Alam Lain Hutan Pedalaman Papua

Selain menjauhi kawasan rawan, masyarakat juga di minta memantau perkembangan aktivitas Merapi melalui kanal informasi resmi BPPTKG guna menghindari informasi yang tidak akurat.

Gunung Merapi sendiri di kenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di dunia dan berada di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Aktivitas erupsi maupun guguran awan panas kerap terjadi akibat pertumbuhan dan runtuhan kubah lava di puncaknya.

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas seismik, deformasi gunung, serta potensi bahaya lain yang dapat timbul sewaktu-waktu.**

 

Share :

Baca Juga

Advertorial

Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Ramadhan, Wakil Bupati Tebo Sidak Pasar Tanjung Bungur Dan Pasar Rimbo Bujang

Daerah

Wako Alfin Sidak Kantor Camat Sungai Bungkal, Soroti Disiplin ASN dan Pelayanan Publik

Daerah

Bupati Adirozal, Mohon Maaf Jika Ada Larangan Mudik Dari Pemerintah.

Daerah

Dari Kecanduan Sabu Hingga Gelapkan Sepeda Motor MS akhirnya di Ciduk Polisi

Daerah

Capaian Kinerja Program Tahun 2021 di Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh

Daerah

Gubernur Al Haris Lepas 198 Mudik Gratis untuk Warga Jambi dan Mahasiswa di Perantauan

Advertorial

Wako Ahmadi Serahkan Bantuan Bedah Rumah dan Jamban Sehat

Advertorial

Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh Masa Persidangan I