Home / Advertorial / Kerinci / News

Kamis, 13 Februari 2025 - 18:07 WIB

Pihak PLTA Kerinci sedang berdiskusi bersama masyarakat yang berdemo

Ekaisjambi.com,Sungai Penuh : Sekelompok masyarakat yang mengataskan namakan Peduli Pulau Kandi melakukan aksi demo didepan kantor PT. MKH PLTA Kerinci, Kamis (13/02/2025).

Dalam orasi masa menyebutkan menuntut penjelasan dari  PT. KMH diduga hilangnya Pulau Kandis akibat genangan air dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Merangin, mereka menyebut pulau tersubut telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat setempat yang lenyap dan memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang lebih luas.

Terpisah Manager Humas PT. KMH PLTA Kerinci Aslori Ilham saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, ia tidak mengerti apa yang didemo masyarakat namu jika masyarakat tidak puas itu hak masyarakat dan menyarankan untuk menempuh jalur hukum, karena Pihak PLTA sudah memberikan kompensasi untuk lokasi pulau kandi tersebut kepada Kepala Desa dan Lembaga Adat desa

Baca Juga :  Wabup A. Khafidh Resmikan Al-Munawarroh Fest 2026

“Bener ada demo tadi katanya sih dari masyarakat lubuk paku, saya sendiri juga bingung yang mereka tuntut, mereke mita penjelasan dan sudah kita jelaskan bahwa kompensasi sudah kami berikan ” Ucap Aslori saat dikonfirmasi via whatups (Kamis, 13/2/2025)

Lanjut Aslori mengatakan itu hanya segelintir orang yang tidak puas dengan penjelasan kades.

“Itu hanya sebagian saja yang tidak puas dengan penjelasan kades setempat, kalua masalah dampak lingkungan itu pihak yang berwenang menjelaskan, kami sebatas pembangunan yang diberikan izin, hingga saat ini PLTA aman-aman saja,” Tutupnya.

Baca Juga :  HUAWEI Pura80 Ultra & Pura80 Pro, Smartphone Premium Siap di Luncurkan

Diketahui Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci, milik PT Kerinci Merangin Hidro Power (KMH) terus dikebut. Nilai investasi pembangkit listrik ini mencapai US$ 895 juta atau Rp 13 triliun. Hingga saat ini proses pembangunan sudah mencapai 98 % dan akan beroperasi sepenuhnya pada Maret atau April 2025 mendatang.

Terpisah, Kades Lubuk Paku saat dikonfirmasi melalui whataps tidak aktif hanya centang satu.(*)

Share :

Baca Juga

Pemkot Sungai Penuh

Daerah

Keseriusan Tangani Sampah, Wako Alfin Temui Menteri LH

Daerah

DPRD Jawa Barat Serius Bahas Usulan Ganti Nama Menjadi Provinsi Sunda

Daerah

Sungai Penuh Ukir Prestasi, Terima Penghargaan dan Insentif Fiskal Rp 3 Miliar
Badan Kepegawaian Negara

Daerah

BKN Tegaskan Aturan UKOM untuk Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional, Ini yang Wajib Dipahami ASN

Bangko

Dandim 0420/Sarko Terima Kunjungan Pj Bupati Sarolangun di- Makodim
Air Kelapa

Artikel

Manfaat Air Kelapa Muda dan Tua, Mana yang Lebih Baik?

Advertorial

Sebagai Wujud Kepedulian Sesama Di Bulan Ramadhan, RSU Setia Budi Bagikan Paket Sembako Dan Santuni Anak Yatim

Advertorial

Provinsi Jambi Salurkan Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat,