Home / Daerah / Nasional / Nasional / News

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:40 WIB

Makna Tarbiyah di Bulan Suci Ramadan

Eksisjambi- Syahru tarbiyah (bulan pendidikan). Ramadan merupakan bulan mulia bagi umat Islam. Selain dikenal sebagai bulan puasa (syahru syiam), bulan Al-Qur’an (syahrul qur’an), Ramadan juga disebut sebagai bulan pendidikan (syahru tarbiyah).

Beberapa aspek dalam bulan suci ini memang bertalian dengan pendidikan. Pada bulan mulia ini kita dibentuk pelbagai karakter positif. Berikut adalah pendidikan karakter yang bisa kita tempa selama Ramadan.

Pertama, pendidikan kedisiplinan. Puasa yang dilakukan pada bulan ini memiliki batasan waktu. Mulai dari terbit fajar (subuh) sampai tenggelam matahari (magrib). Hal ini mendidik seorang Muslim untuk berdisiplin menepati aturan. Kita tidak boleh melakukan sesuatu seenak jidat tanpa melihat tata tertib yang berlaku.
Kedua, pendidikan kejujuran. Ketika berpuasa, sejatinya kita sedang diuji kejujuran. Bisa saja, saat siang hari melipir ke warung nasi atau diam-diam menyeduh mi instan. Setelah itu lanjut puasa lagi. Namun, bagi orang yang jujur tentu tidak akan melakukan hal demikian. Ia tahu bahwa manusia mungkin saja dibohongi, tapi sungguh Sang Maha Melihat takkan bisa dikibuli.

Baca Juga :  Ketua PKK Prov.Jambi Hesnidar Haris Harap Pemeran Kriyanusa Dorong Perajin Berinovasi

Ketiga, pendidikan kesabaran dan menahan diri. Saat berpuasa kita berupaya menahan diri dari hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum. Juga hal yang bisa mengurangi pahala seperti bergunjing, merundung, dan lain sebagainya. Menahan diri dan bersabar dari lapar, dahaga, dan hal yang mengurangi pahala adalah pendidikan nyata untuk membentuk mentalitas tangguh dan tahan banting.
Keempat, pendidikan rasa empati dan kepedulian.

Rasa lapar dan dahaga selama berpuasa semoga menyadarkan bahwa ada saudara kita yang mengalaminya dalam keseharian. Banyak yang memang mengalami kekurangan makanan dan minuman terutama di negara yang sedang terlibat konflik atau terlanda bencana. Ada pula yang terlilit kemiskinan sedimikian rupa. Keinsyafan ini semoga mempertebal rasa empati dan kepedulian. Apabila ada kelebihan rezeki kita bantu orang yang kesusahan.

Baca Juga :  Suara Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI: Status PPPK Dinilai Masih Rentan

Sebenarnya masih banyak nilai-nilai pendidikan karakter yang bisa kita gali dari bulan Ramadan. Hanya saja, kiranya empat poin tersebut bisa mewakili. Utamanya yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memaksimalkan bulan Ramadan ini sebagai bulan pendidikan. Hingga pada akhirnya kita bisa “lulus” dan mendapatkan “ijazah” kebaikan untuk diterapkan dalam keseharian. Semoga.
Wallahu a’lam bishowab.(*)

 

Share :

Baca Juga

Bangko

Pabung 0420/Sarko Hadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pilkada Damai dan Berintegritas
Istimewa.. PPPKK ke ASN

News

Pengalihan Status PPPK ke PNS, Aliansi Merah Putih Akan Audiensi dengan Mensesneg

Daerah

Wako Ahmadi Himbau Kader Parpol Tingkatkan Peran Bangun Daerah

Advertorial

Pengedar Sabu di Nipah Panjang dan Muara Sabak Timur di Ciduk Satres Narkoba Tanjabtim

Daerah

Batik Air Resmi Layani Penerbangan Harian di Kabupaten Bungo Mulai 15 Juni 2026

Daerah

Kode Redeem Free Fire Terbaru 8 Mei 2026, Buruan Klaim Skin dan Diamond Gratis

Daerah

Anak Butino Desa Tarutung Bertekad Menangkan Paslon Monadi -Murison

Advertorial

Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Ranperda