Eksisjambi.com- Ada kabar baik terkait proses penetapan NIP dan pengangkatan CPNS serta PPPK Tahun Anggaran 2024 , bahwasanya penetapan NIP dan pengangkatan CPNS PPPK 2024 menunjukkan progres menggembirakan.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrullah, menyampaikan bahwa hingga April 2025, progres pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) mencatat tren peningkatan yang cukup signifikan.
Hal ini menunjukkan bahwa berbagai instansi, baik pusat maupun daerah, telah mulai bergerak sesuai dengan target yang ditetapkan.
Berdasarkan data resmi BKN Dari 542 instansi yang menyelenggarakan seleksi CPNS 2024, sebanyak 374 instansi telah mengusulkan dan mendapatkan NIP.
Sebanyak 32 instansi di antaranya telah menindaklanjuti dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS.
Sementara itu, untuk PPPK Dari 612 instansi yang membuka rekrutmen PPPK 2024, sebanyak 436 instansi telah mendapatkan penetapan NIP.
44 instansi telah menyelesaikan tahapan penerbitan SK pengangkatan PPPK.
Meski progres tersebut menggembirakan, Kepala BKN menegaskan masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan.
Dalam rapat koordinasi bersama Kementerian PAN-RB pada Rabu, 16 April 2025, Zudan menekankan pentingnya langkah-langkah intensif untuk mengejar target waktu pengangkatan.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan di antaranva adalah batas akhirpengangkatan CPNS adalah Juni 2025 dan batas akhir pengangkatan PPPK adalah Oktober 2025.
Untuk itu, Kepala BKN mengimbau seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Biro SDM, serta unit kepegawaian di instansi pusat dan daerah agar proaktif menjalin komunikasi dan koordinasi.
Bila terdapat kendala teknis atau administratif, segera lakukan koordinasi dengan BKN agar proses pengangkatan tidak menghambat pelayanan publik.
Sinergi dan Komitmen Lintas Instansi Zudan juga menekankan bahwa kolaborasi dan respons cepat antarinstansi adalah kunci keberhasilan dalam percepatan pengangkatan CASN tahun ini.
Senada dengan itu, Menteri PAN-RB, Rini Widiantini, menegaskan bahwa proses pengangkatan CASN merupakan bagian dari strategi besar dalam reformasi birokrasi nasional.
Ini bukan sekadar proses administratif, melainkan langkah strategis untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan kebutuhan SDM profesional terpenuhi.
Menteri Rini berharap proses ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi, sesuai dengan semangat reformasi birokrasi.
Dengan sisa waktu yang kian menipis, seluruh instansi diharapkan segera menyelesaikan proses administratif dan terus memperbarui data melalui sistem SSCASN, serta memastikan keabsahan seluruh dokumen pendukung.(*)







