Home / News

Rabu, 7 Mei 2025 - 10:11 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan

Eksisjambi.com- Pemerintah Republik Indonesia akan membuka ruang pengaduan masyarakat melalui Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan.  Diketahui, pemerintah telah membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan.

Masyarakat diimbau untuk tidak segan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan, pemerasan, pungutan liar, atau bentuk intimidasi lain yang dilakukan oleh oknum maupun kelompok tertentu,” kata Menko Polkam Budi Gunawan.

Budi mengatakan, hal ini merupakan langkah tegas memberantas premanisme dan ormas yang  mengganggu iklim investasi.

Dia menegaskan, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap ormas yang bertindak di luar batas hukum, memaksakan kehendak dengan kekerasan, atau merusak tatanan sosial.

Baca Juga :  Sekda Alpian Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi

Kehadiran negara harus dirasakan nyata oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, menjamin kebebasan beraktivitas, dan menjaga iklim usaha yang sehat dan kompetitif,” ungkapnya.

Satgas itu dibentuk dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang digelar Kemenko Polhukam hari ini.

Rapat itu dihadiri perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga, termasuk TNI, Polri, BIN, Kejaksaan Agung, serta kementerian terkait lainnya.

Operasi ini akan melibatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi lokal. Meski demikian, menurut Budi, pemerintah tetap menghormati kebebasan berserikat dan berkumpul. “Pada prinsipnya, pemerintah tidak melarang kebebasan berserikat dan berkumpul termasuk ormas, tapi memastikan seluruh organisasi untuk disiplin mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkot Gelar Safari Ramadhan Perdana di Masjid Taqwa Koto Renah

Dengan dibukanya saluran pengaduan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang tertib, damai, dan kondusif, baik bagi kehidupan sosial maupun dunia usaha. Pemerintah juga ingin menjadikan Indonesia sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk berinvestasi dan bertumbuh secara ekonomi.

“Dengan kebijakan tegas ini, pemerintah berharap akan tercipta ruang publik yang bersih dari tindakan premanisme, terbebas dari dominasi kelompok kekerasan, serta memberikan rasa keadilan dan keamanan yang merata bagi seluruh warga negara,” pungkas Budi Gunawan.(*)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Kerinci Adirozal Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka Kerinci 2021.
Jamal Mirdad

Daerah

Pria Asal Kerinci Dilaporkan Hilang Kontak di Padang Sejak Awal Januari

Bangko

21 Atlit Renang Merangin Dilepas Oleh Bupati H M Syukur ke Kejuaraan Ocean Star Cup 2025
APBD Pulau Sumatera

Daerah

Besaran APBD Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2025

Daerah

XINYUAN 250ADV 2 Silinder 250cc Siap Tantang Honda X-ADV
KH Said Aqil Siroj

Daerah

KH Said Aqil Siroj: Ada 5 Bahaya Besar Jika NU Nekat Jadi Penambang
Presiden Prabowo Subianto

Internasional

Presiden Kunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka Jepang 

Advertorial

Pandangan Umum Fraksi-fraksi Dewan terhadap 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD