Home / Kota Sungai Penuh / Nasional / Nasional / News / Sosbud

Minggu, 22 Juni 2025 - 06:58 WIB

Kenduri Sudah Tuai Ekor Tahun, Kepala Tahun Anak Jantan dan Anak Batino Desa Debai 2025 Angkat Tema Filosofis

Eksisjambi.com, Desa Debai- Dalam balutan adat dan nuansa spiritual yang kental, masyarakat Desa Debai, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh pada hari Minggu,(22/06/2025) kembali menggelar Kenduri Sudah Tuai Ekor Tahun dan Kepala Tahun Anak Jantan dan Anak Batino, sebuah tradisi sakral yang diwariskan turun-temurun sebagai bentuk syukur, doa keselamatan, dan penguatan tali adat nan terpatri.

Kenduri tahun 2025 ini mengangkat tema yang sarat makna, “Iloknyo Dusiuh Kareno Tuo-Tuo, Ramainyo Dusiuh Kareno Mudeo-Mudeo” (Makmurnya kampung karena orang tua, semaraknya kampung karena generasi muda).

Tema ini menjadi pesan mendalam yang menggugah kesadaran bersama bahwa kekuatan adat dan harmoni sosial tak akan pernah tumbuh tanpa peran lintas generasi antara yang dituakan dan yang ditumbuhkan.

Baca Juga :  Jimly Asshiddiqie Mengaku Tak Tahu Terbitnya Perpol 10/2025 soal Polisi Aktif Isi Jabatan K/L

Acara yang digelar secara hikmat ini menjadi momen penyatuan anak jantan dan anak batino dari segala penjuru, baik yang bermukim di kampung maupun yang merantau. Mereka pulang membawa rindu, pulang membawa niat baik untuk menjunjung tinggi marwah adat istiadat dan nilai-nilai luhur nenek moyang.

Kenduri Sudah Tuai Ekor Tahun, Kepala Tahun Anak Jantan dan Anak Batino Desa Debai 2025 Angkat Tema Filosofis
Kenduri Sudah Tuai Ekor Tahun, Kepala Tahun Anak Jantan dan Anak Batino Desa Debai 2025 Angkat Tema Filosofis

Dalam rangkaian acara, turut dipersembahkan berbagai bentuk seni tradisi seperti tari sakral, prosesi adat, pembacaan doa oleh tetua kampung, dan jamuan kenduri bersama. Di puncak acara, suasana menjadi khusyuk saat tando adat diberikan sebagai penanda bahwa masa tanam telah berlalu, dan masa baru telah dimulai—sebuah perpindahan waktu yang dimaknai secara spiritual dan budaya.

Baca Juga :  Sklerosis Sistemik, Penyakit Autoimun yang Dapat Menyerang Organ Tubuh

Salah satu tokoh Adat desa Debai menyampaikan harapan besar agar kenduri ini tidak hanya menjadi perayaan ritual, tetapi juga momentum membangun kembali semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kelestarian nilai-nilai budaya di tengah tantangan zaman.

Kenduri ini sekaligus menjadi undangan terbuka bagi perantau asal Debai dan Kumun Debai untuk kembali menyatu dalam irama kampung membawa pulang rasa, menjaga warisan, dan menatap masa depan bersama.(Khairul)

 

Share :

Baca Juga

Daerah

Gerhana Matahari hoaks viral

Advertorial

Ketua DPRD Edi Purwanto Lantik Tiga PAW Anggota Dewan
Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI

Daerah

Kunker Komisi V DPR RI H.Bakri Di Dampingi Ketua DPRD Tanjabtim, Zilawati, SH Beserta Anggota 

Daerah

PT Kerinci Merangin Hidro Bangun Pagar Sekolah di SDN 67/III Lubuk Paku Lewat Program CSR

Daerah

Morbidelli T250X Resmi Meluncur, Motor Adventure 250 cc

Daerah

Sungai Penuh menjadi Tuan Rumah Rakor Camat Se-Provinsi Jambi
Kode Redeem FF

Daerah

Berikut Daftar Kode Redeem Free Fire (FF) terbaru untuk 1 Februari 2026 

Daerah

Direktur Syahdiah Pastikan Penyaluran BBM Solar Subsidi Sampai di UMKM